/
Selasa, 04 Juli 2023 | 14:45 WIB
Aksi 2 pemulung mencuri tong sampah kosan di dekat UIN Suska, Pekanbaru, Riau terekam CCTV. (Instagram/@viralpekanbaru)

SUARA PEKANBARU - Dikabarkan dua pemulung di Kota Pekanbaru berusaha mencuri tong sampah yang ada di kos-kosan.

Aksi pencurian dilakukan pemulung tersebut terjadi di Perumahan Paradise Regency, dekat kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (2/7/2023) lalu sekitar pukul 13.06 WIB.

Beruntungnya aksi tersebut terekam video CCTV yang diunggah oleh akun Instagram @viralpekanbaru pada Selasa (4/7/2023).

Dua pemulung tersebut mencuri salah satu tong sampah berukuran besar yang terletak di kos-kosan.

Pelaku melancarkan aksinya menggunakan sepeda motor yang disandingkan dengan becak untuk membawa tong sampah curiannya.

Dengan santainya, salah satu pemulung turun dari motornya dan langsung mengangkat tong sampahnya ke becak.

Terlebih lagi, peristiwanya terjadi saat masih dalam momen libur Idul Adha 1444 H. Membuat para penghuni kos balik ke rumahnya masing-masing.

Dalam hal ini, sang pengunggah sangat menyayangkan terhadap aksi dua pemulung tersebut. Meski sudah dibiarkan masuk untuk mencari sampah di setiap perumahan di Pekanbaru.

Baca Juga: Sosok Abdurrahman Iwan, Pesepak Bola Keturunan Banten yang Bermain di Qatar, Bisa Jadi Skuad Timnas Indonesia U-17

"Inilah jeleknya ketika pemulung bisa masuk ke perumahan, bukan semua tapi semua dapat nilai negatifnya," tulis sang pengunggah.

Sontak, warganet yang merupakan kebanyakan masyarakat Pekanbaru berharap agar pelaku segera ditangkap, karena sering terjadinya pencurian di daerah UIN.

"Semoga segera tertangkap pelakunya," ujar warga.

"Kemaren adek saya juga tinggal dekat UIN, baru buat penutup got Rp2,5 juta. Tau-taunya dimaling juga sama pemulung pas rumah lagi kosong," papar yang lain.

Alhasil, slogan "buang sampah pada tempatnya" tidak bisa dijalankan dengan baik, lantaran tong sampahnya selalu dicuri pemulung berkedok maling.(*)

Load More