SUARA PEKANBARU - Aktris Amanda Manopo kembali akting layar lebar dengan turut ambil peran dalam film Kupu Kupu Kertas garapan rumah produksi Denny Siregar Production dan Maxima Pictures.
Film Kupu Kupu Kertas yang mengangkat latar tentang peristiwa berdarah pada 30 September 1965 lalu, menjadi film kedua yang diperankan oleh Amanda Manopo tahun 2023 ini.
"Yang pastinya ada sebuah cerita, yang pastinya Indonesia pernah rasakan. Apalagi kan ini tentang tahun 1965, dan pada tahun itu terjadilan S PKI (G30S PKI) tersebut," kata Amanda Manopo.
Dalam film Kupu Kupu Kertas ini, Amanda Manopo memerankan karakter Ning, seorang anak simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Memerankan karakter tersebut, Amanda Manopo mengaku merasa takut akting dalam film bergenre nasionalis dan sensitif ini.
Satu di antaranya, Amanda Manopo merasa mendapat tantangan baru dalam berakting di film Kupu Kupu Kertas ini.
Terlebih, sudah cukup lama mantan kekasih Billy Syahputra tersebut disibukkan dengan syuting sinetron stripping.
"Yang pastinya pertama-tama takut karena saya lumayan lama di dunia sinetron, dan bali lagi ke film," katanya.
"Di mana pasti ada tantangan lagi dari segi akting, ketemu lagi sama orang-orang baru, dan saya dipertemukan sama orang-orang hebat di sini," kata Manda.
Baca Juga: Sosok Alimin Ribut Sujono, Hakim Sidang Mario Dandy Sempat Tegur Gerak-gerik Amanda
"Ya, pastinya aku akan berusaha ngasih semaksimal, dan sebaik mungkin," tambahnya.
Amanda Manopo bahkan memiliki banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran main di film Kupu Kupu Kertas ini.
Satu di antaranya yakni soal alur cerita, dan pemain-pemain yang akan ikut andil dalam film tersebut.
"Pertimbangannya sangat banyak sekali, pertama lewat dari jalur cerita terus sutradara, terus pemain-pemain yang akan bekerja sama, karena kan pasti dengan jalur cerita seperti ini kan kita nggak boleh jadi. Jadi, main pilih-pilih aja kan karena sensitif sekali," katanya.
Di samping itu, Amanda menyadari bahwa film berlatar peristiwa G30S PKI ini pastinya akan sensitif, dan banyak yang belum diketahuinya sebagai milenial.
"Apalagi milenial, dan saya pun pas ditanya tahu G30S PKI nggak, tahu apa yang terjadi? pasti jawaban saya nggak tahu, tapi akhirnya saya tertarik karena saya bekerja sama dengan orang-orang hebat, partner-partner hebat," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Mencekam di Rusun Tua, Malam Ini di Trans 7
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Belum Balik Kerja? Ini 7 Tempat Wisata di Lampung yang Justru Sepi Setelah Lebaran
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Kunjungi Guru Ngaji Jokowi, Gibran Minta Doa untuk Sang Ayah
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!