SUARA PEKANBARU - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD tegaskan pemerintah tidak akan memberikan sanksi terhadap Ponpes Al Zaytun.
Meskipun permasalahan yang terjadi terhadap Ponpes Al Zaytun. Menjadi perhatian khusus secara bersama.
Akibat terjadinya isu penistaan agama di dalam ajaran Ponpes Al Zaytun selama bertahun-tahun.
Terutama pada pimpinannya, Panji Gumilang yang sedang menjalani proses pemeriksaan tindakan pidana.
Pernyataan tersebut dilontarkan Mahfud MD kepada wartawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Selasa (11/7/2023).
"Kita (pemerintah) kerjakan betul tindak pidana (Panji Gumilang)," kata Mahfud MD.
Menko Polhukam itu mengerti terhadap situasi yang terjadi saat ini. Sebab, polemik Al Zaytun tidak dibiarkan secara berlarut.
"Jadi Al Zaytun itu tidak boleh lagi berlarut-larut sampai 20 tahun seperti sekarang," tutur Menko Polhukam itu.
Ia sudah mengetahui apabila tidak diselesaikan sekarang. Kasus dugaan penistaan agama Panji Gumilang dan Al Zaytun akan meredup.
"Karena tahun 2022 udah muncul, setiap muncul lalu hilang kembali. Mau pemilu muncul lagi," jelasnya.
Walaupun ia menyarankan untuk diselesaikan. Ia menegaskan bahwa Pompes Al Zaytun tidak akan dibubarkan.
"Sekarang selesaikan! Dengan catatan, Al Zaytun tidak akan dibubarkan," katanya.
Sistem pengoperasian atau pelaksanaannya pun tetap berjalan dengan normal. Meski semua kurikulum atau tenaga pengajarnya perlu dirombak besar-besaran.
Terlebih lagi, Ponpes Al Zaytun tidak akan terkena sanksi apapun dari pemerintah.
"Akan bersihkan kalau ada kotor-kotorannya di dalam pelaksanaannya. Tetapi Ponpes Al Zaytun dan seluruh sekolah dan pesantrennya itu tidak akan dijatuhi sanksi apa-apa. Akan terus berjalan," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Gen Z dan Post-Holiday Blues: Kenapa Balik Kerja Terasa Berat?
-
Tarif Listrik Tak Naik Hingga Juni 2026
-
Miris! Gunung Agung Penuh Sampah, Pendaki Protes Keras: Ini Tempat Suci, Bukan Tempat..
-
Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar
-
Teror Sanca di Cikoneng: Nenek di Ciamis Gemetar Temukan Sanca 3 Meter Sedang Mangsa Ayam
-
Rilis Visual Baru, Film Anime Made in Abyss Part 1 Umumkan Tanggal Tayang
-
Tanggapan Pengamat Soal Bitcoin Bisa Dibobol Kurang dari 10 Menit dengan Komputer Kuantum
-
Kunjungan Perdana ke Korea, Prabowo Tekankan Kemitraan Strategis Indonesia-Korsel
-
Bertemu Jokowi, Dubes Iran Sampaikan Situasi Terkini Perang dan Harapan Perdamaian