SUARA PEKANBARU - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang baru ini menghitung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah.
Tujuan Panji Gumilang membahas dana BOS Ponpes Al Zaytun, tentunya untuk menyinggung Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil.
Pasalnya, dana BOS yang dikeluarkan pemerintah untuk kebutuhan operasional Ponpes Al Zaytun memiliki nilai yang sangat fantastis.
Hal tersebut diungkap oleh Panji Gumilang, di Masjid Rahmatan Lil'alamin, Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jumat (21/7/2023).
Berdasarkan hitungan Panji Gumilang terkait dana BOS selama 15 tahun. Sudah mendapatkan sekitar Rp55 miliar.
"Mari kita berusaha, berapa lama kita mendapatkan BOS? Dari tahun 2009 sampai 2023, 15 tahun," ujar Panji Gumilang saat isi ceramah sholat Jumat.
"Jumlah yang terkumpul dari BOS semuanya dari 2009 sampai 2023 adalah Rp55 miliar 806 juta 423 ribu 597 itu angkanya sebelum diambil pajak," paparnya.
Diketahui, dana BOS untuk Ponpes Al Zaytun pada tahun 2023 ini. Sudah diblokir dan ditahan oleh pemerintah.
Sebab, Panji Gumilang saat ini diduga sudah terkena empat unsur pidana yang diungkap oleh Bareskrim Polri. Salah satunya penyalahgunaan dana BOS.
Baca Juga: Lakukan Operasi Bariatrik, Berat Badan Shindy Samuel Pernah Capai 155 Kg!
Akibat dana BOS diblokir, pimpinan Al Zaytun itu menyenggol Ridwan Kamil yang permasalahkan dana BOS dikelola oleh Al Zaytun dan dianggap sudah memberatkan negara.
"Kalau kita ikuti celotehan daripada Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil), ada berbicara tentang dana-dana negara yang dikelola oleh Al Zaytun. Barang kali dana BOS ini," jelasnya.
Ia mengaku gembira kalau dana BOS untuk Al Zaytun tahun ini ditahan. Meski ada keinginan untuk menuntut Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
Menanggapi pernyataan Panji Gumilang, Ridwan Kamil pun merespon dengan santai dan persilahkan pimpinan Al Zaytun menggugat dirinya yang dikutip dari Instagram @ridwankamil, Minggu (23/7/2023).
"Silakan saja, karena ini adalah negeri hukum. Justru baik agar permasalahan bisa terang benderang. Ini hanya urusan peradilan duniawi," kata Ridwan Kamil di Instagram.
Ridwan Kamil disapa Kang Emil berjanji akan terus melakukan amanahnya untuk menjaga Jabar dari kelompok yang diduga sudah melakukan penistaan agama.
"Sebagai pemimpin Jawa Barat, saya sudah bersumpah untuk menjaga Jawa Barat dan NKRI serta berkewajiban membela umat dan syariat dari hal-hal yang membahayakan dan meresahkan," tandas Kang Emil.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar