SUARA PEKANBARU - Nafsu syahwat Panji Gumilang diceritakan mantan wali santri Ponpes Al Zaytun, bisa dapat "jatah" 5 kali seminggu.
Nama Panji Gumilang dalam dua bulan ini jadi sorotan publik. Ada yang mengaitkannya dengan tahun politik, tapi ada juga yang menyorot murni sebagai dugaan pelanggaran hukum.
Lantas apa saja yang sudah dilakukan Panji Gumilang sehingga benar-benar dinilai publik harus mendapat hukuman setimpal?
Dilihat dari berbagai informasi, Panji Gumilang diduga melakukan banyak pelanggaran hukum.
Kemudian yang paling menjadi sorotan satu di antaranya adalah dugaan pelecehan seksual pada pegawai.
Dugaan ini seolah menguat dan menjadi konsumsi media massa online maupun cetak, lantaran yang memberi kesaksian bukan kaleng-kaleng.
Misal pengakuan yang diungkap mantan wali santri Ponpes Al Zaytun dan eks anggota NII KW9, Leny Siregar.
Panji Gumilang sebagai tokoh dan pemimpin tertinggi di Ponpes Al Zaytun ini dinilai gelap mata dengan kekuasaannya yang melekat.
Pria 77 tahun ini, diduga melakukan kejahatan dengan dugaan pelecehan seksual pada pegawai.
Baca Juga: Malam-Malam Panji Gumilang Tinggalkan 'Istana Megah' Al Zaytun, Menyengat Bau Ini
Isu tak sedap ini benar-benar melekat pada Panji Gumilang. Dilihat dari tayangan kanal YouTube METRO TV, Leny Siregar terang-terangan membongkar adanya bukti dugaan pelecehan seksual di lingkungan Ponpes Al Zaytun.
Bahkan bukan satu bukti, tapi dia juga mengaku memiliki bukti berupa rekaman suara dan video.
"Kalau ditanya pendapat saya (tentang dugaan pelecehan seksual) ya benar," kata Leny.
"Karena saya sudah mendengar langsung voice note. Saya yakini itu suaranya dia (Panji Gumilang). Itu suara pimpinan pesantren, PG, kepada korbannya," ucap Leny.
Leny mengatakan, dalam seminggu, Panji Gumilang diduga bisa mendapatkan "jatah" penyaluran syahwat dari korbannya bisa diminta melayani berkali-kali.
"Dia (diduga korban pelecehan Panji Gumilang) melayani tiga sampai lima kali dalam satu minggu," imbuhnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Malam-Malam Panji Gumilang Tinggalkan 'Istana Megah' Al Zaytun, Menyengat Bau Ini
-
Permintaan Panji Gumilang saat 'Dirujak' Bareskrim Polri, Anak Buah Jendral Paling Berpengaruh Tak Bisa Menolak
-
Tegas! Aksi Demonstrasi di Al Zaytun Minta Panji Gumilang Cepat Dijadikan Tersangka!
-
3 Bisnis Panji Gumilang di Al Zaytun Akhirnya Terungkap, Selanjutnya Apa Lagi?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller