SUARA PEKANBARU - Nama Prof Yusril Ihza Mahendra fix, resmi diusung Partai Bulan Bintang untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Dengan diusulkannya Yusril Ihza Mahendra sebagai bakal calon wakil presiden, bagaimana sikap Partai Gerindra?
Secara jelas dan tegas, Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menghormati apa yang menjadi usulan Partai Bulan Bintang (PBB).
Terkait nama Yusril Ihza Mahendra yang disodorkan PBB sebagai kandidat bakal calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto, Gerindra sangat menghormati.
"(Disodorkan Yusril Ihza Mahendra) Tentu saja kami menghormati tokoh-tokoh yang diajukan oleh partai politik tersebut sebagai calon wakil presiden," kata Ahmad Muzani di DBL Arena Surabaya pada Minggu, 3 September 2023.
Apa yang menjadi usulan PBB untuk pendamping Prabowo, kata dia adalah sebuah kewajaran.
Sebab setiap partai politik pendukung Prabowo Subianto yang tergabung di Koalisi Indonesia Maju (KIM), sama-sama memiliki pandangan tersendiri tentang sosok bakal calon wakil presiden.
Dia juga mengatakan, pengusulan nama dari partai koalisi tidak akan jadi persoalan. Karena tegasnya, semua nama yang disodorkan nantinya akan diputuskan sendiri oleh Prabowo Subianto.
"Tadi disampaikan oleh Pak Ferry keputusan untuk mendukung, untuk menentukan calon wakil presiden diserahkan kepada Pak Prabowo," ucapnya.
Berikut 4 poin penting dari jadwal pendaftaran bakal calon presiden dan wakilnya:
1. Jadwal Pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden:
Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden di Indonesia akan dimulai pada 19 Oktober dan berakhir pada 25 November 2023, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
2. Persyaratan Calon Presiden dan Wakil Presiden:
Persyaratan untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu).
Pasangan calon harus diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Tag
Berita Terkait
-
DETIK-DETIK Prabowo Subianto Deklarasi, Kader PBB Penuhi DBL Arena Surabaya, Yusril Ihza Mahendra dan Petinggi Gerindra Ada di Lokasi
-
Kekuatan Penguasa Ngotot di MK, Ini Sosok Pendamping Prabowo Subianto yang Disebut Bisa Tumbangkan Anies dan Ganjar
-
Profil Erick Thohir 'Anak Emas' Jokowi Kandidat Kuat Pendamping Prabowo Subianto, Disebut-sebut Satu Putaran Selesai
-
'Jawa adalah Kunci', Tim Prabowo Subianto Pastikan Deklarasi di Lumbung Suara Terbesar, Jatim atau Jabar?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat