SUARA PEKANBARU - Setelah Muhaimin Iskandar mengambil langkah catur menerima pinangan Partai NasDem untuk disandingkan bersama Anies Baswedan, praktis Prabowo Subianto lebih "leluasa" menggandeng pendamping baru.
Pasalnya selama ini hanya Muhaimin Iskandar yang sudah "menyerahkan" PKB
berkoalisi bersama Gerindra, akan tetapi sama sekali tak dilirik Prabowo.
Setelah Cak Imin pindah perahu politik koalisi, Prabowo disebut-sebut memiliki beberapa kandidat kuat menjadi pendampingnya.
Bahkan tak sedikit yang menyebut Prabowo Subianto akan menang satu putaran jika menggandeng sosok ini. Siapakah dia?
Setelah Cak Imin memilih pinangan NasDem untuk Anies Baswedan, praktis ada dua nama kuat yang sering disebut-sebut cocok dan tepat untuk Prabowo Subianto.
Kedua nama tersebut adalah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Berikut adalah profil Erick Thohir:
Nama Erick Thohir sangat kental menjadi pendampung Prabowo Subianto. Apalagi Erick Thohir sudah mendapat tiket dari PAN yang baru saja deklarasi mendukung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto untuk maju Pilpres 2024 mendatang.
Erick Thohir adalah seorang penguasaha sukses yang kini menjadi politisi kenamaan setelah "kenal" dengan Jokowi.
Baca Juga: Demokrat Lantang dan Garang Sebut Pengkhianat, Jawaban Anies Baswedan Berkelas dan Nampol
Mantan bos Inter Milan itu lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970 dari lingkungan keluarga pengusaha.
Dari sisi pendidikan, Erick Thohir adalah jebolan Glendale University mengambil jurusan Bachelor of Arts dan berhasil lulus pada tahun 1990.
Kemudian dia melanjutkan pendidikannya di California. Erick Thohir juga menempuh S2 di National University dengan mengambil jurusan Master of Business Administration dan lulus pada 1993.
Memiliki darah pebisnis, Erick Thohir memulai kariernya sebagai seorang pengusaha.
Erick Thohir mendirikan sebuah bisnis media, Mahaka Group. Erick Thohir juga pada 2001 mengakuisisi Harian Republika.
Kemudian Erick Thohir menduduki jabatan sebagai Presiden Direktur PT Mahaka Media sampai 30 Juni 2008.
Tag
Berita Terkait
-
Demokrat Lantang dan Garang Sebut Pengkhianat, Jawaban Anies Baswedan Berkelas dan Nampol
-
'Jawa adalah Kunci', Tim Prabowo Subianto Pastikan Deklarasi di Lumbung Suara Terbesar, Jatim atau Jabar?
-
Demi Bangsa dan Negara Prabowo Subianto Mundur dari Pencapresan, Reaksi Jokowi Jadi Sorotan, Benarkah?
-
Gus Falah Sebut Suara Kalangan NU Bulat ke Ganjar Pranowo, Gus Yahya PBNU Tegas Organisasinya Tak Main Politik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati