SUARA PEKANBARU - Bakal Calon Presiden Partai NasDem, Anies Baswedan memberi pernyataan mengejutkan soal pemilihan Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin sebagai bacawapres.
Anies Baswedan menegaskan dirinya bukan petugas partai ketika NasDem menyodorkan nama Cak Imin untuk mendampinginya.
Hal itu dijelaskan Anies Baswedan saat berhadapan dengan Najwa Shihab di acara Mata Najwa belum lama ini.
"Seberapa jauh Anda terlibat dalam proses ketika akhirnya memutuskan Gus Imin menjadi pasangan? Karena yang tampak di publik keputusan ini diambil oleh Bapak Surya Paloh selaku Ketua Umum NasDem dan Anda hanya ditugaskan untuk menjalankan keputusan itu selayaknya petugas partai," kata Najwa bertanya pada Anies Baswedan.
Anies Baswedan menjelaskan, dirinya bukan petugas partai seperti yang ditanyakan Najwa Shihab.
Seandainya nama yang disodorkan Surya Paloh tidak sesuai kebutuhan pemenangan, namu itu diterima maka itu petugas partai.
"Apabila Pak Surya Paloh mengajukan nama yang tidak relevan dengan kebutuhan pemenangan, dan saya harus melaksanakannya, maka saya petugas partai," jalas Anies Baswedan.
Dijelaskan Anies, petugas partai hanya semata-mata menjalankan perintah partai. "(Petugas partai) semata-mata menjalankan," kata Anies Baswedan.
Namun lanjut Anies, nama yang dibawa Surya Paloh adalah sosok yang memang kuat di daerah yang dibutuhkan.
Baca Juga: Daftar Seleksi PPPK Riau: Cek Jadwal, Dibuka 17 September, Kuota 3.379 Formasi
Anies juga menyampaikan, jika mengundang PKB dan Muhaimin Iskandar sudah ada
sejak Juni 2023 lalu.
"Tapi, kalau yang dibawa namanya adalah yang sesuai dengan kebutuhan kita. Seperti saya sampaikan tadi di bulan Juni," katanya.
Dalam upaya menapaki koalisi, Anies Baswedan berbicara pada semua perwakilan koalisi, PKS, NasDem, dan Demokrat, untuk mengundang PKB.
"Kepada semua saya sampaikan. Kita perlu mengundang PKB, kenapa? Karena kita lemah di Jawa Timur, lemah di Jawa Tengah," kata Anies Baswedan.
Dia menjabarkan, koalisi membutuhkan partai tambahan yang kuat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Dan kita membutuhkan partai yang punya basis kuat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jadi ketika ada nama ini (Cak Imin). Ini adalah nama yang sesuai dengan kebutuhan," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ada Apa Cak Imin Belum Mau Datangi PKS, PKB gak Butuh Partai Keadilan Sejahtera?
-
Putus September, PKS Cari Jalan 100 Persen Terima Cak Imin Jadi Pasangan Anies Baswedan di Pilpres 2024
-
PKS Sulit Menilih Cak Imin? Keputusan Cawapres Anies Baswedan 'Belum Final'
-
Cak Imin Bakal Cawapres Anies Baswedan, KPK Minta Semua Pihak Menahan Diri
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan