SUARA PEKANBARU - Tingkah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas bagi-bagi uang Rp50.000 disorot KPK.
Di saat kampanye politik uang gencar dilakukan, eh Zulhas dengan "berselimut" pejabat negara sebagai menteri perdagangan, malah tanpa malu membagikan uang "gocapan" pada masyarakat.
Dan akhirnya, apa yang dilakukan Zulhas "presidennya" para artis ini disenter Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Terang-terangan KPK menyoroti video Ketua Umum PAN, Zulhas yang membagikan uang Rp 50 ribu atau gocap kepada warga.
Apakah Zulhan akan ditindak oleh KPK? Belum tentu yah! Poin-poin penting dirangkum darei suara.com:
1. Pernyataan Kepala Bagian Pemberitaan KPK
Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, mengungkapkan teori bahwa KPK telah mengkampanyekan "hajar serangan fajar" dalam upaya menjaga proses demokrasi yang bebas dari korupsi.
2. Arti Antikorupsi
Ali Fikri menjelaskan bahwa antikorupsi berarti tidak menggunakan cara-cara curang, seperti menyebar uang untuk mendapatkan dukungan atau suara dalam pemilihan.
3. Sasaran Kampanye Antikorupsi
KPK tidak hanya mengkampanyekan antikorupsi kepada masyarakat, tetapi juga kepada peserta pemilu dan penyelenggara pemilu.
Mereka berfokus pada upaya ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk mengawal proses demokrasi yang berlangsung hingga pemilihan tahun 2024.
4. Video di TikTok PAN
Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok PAN menunjukkan Zulhas membagikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada nelayan dan warga lainnya.
Video ini belum memperlihatkan lokasi di mana Zulhas melakukan aksi pembagian uang. Teks dalam video tersebut mencantumkan "PAN PAN PAN, bagi-bagi gocapan."
Tag
Berita Terkait
-
Cak Imin 'Diintai' KPK Setelah Resmi Bersama Anies Baswedan, Mantan Ketua MK: Kenapa Tidak Saat Setahun Koalisi dengan Prabowo Subianto?
-
Cak Imin Bakal Cawapres Anies Baswedan, KPK Minta Semua Pihak Menahan Diri
-
Sadar Jadi 'Target' KPK, Cak Imin Minta Didoakan Sosok Berpengaruh di Kalsel agar Dapat Pertolongan
-
Sinyal KPK Garap Cak Imin Sudah Tercium, Begini Kata Anies Baswedan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas