SUARA PEKANBARU – Loker Kemendag. Cara kerja di kemendag. Kata itu yang banyak dicari di mesin pencari. Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka peluang kerja untuk kamu. Harus diketahui biasanya ada jurusan atau lulusan tertentu agar bisa jebol menjadi bagian dari pekerja di Kemendag.
Kamu harus tahu ada sejumlah jurusan kuliah sangat dicari atau diprioritaskan di Kementerian Perdagangan.
Kemendag tidak hanya mengundang lulusan sekolah kedinasan, tetapi juga mahasiswa perguruan tinggi untuk bergabung dalam pemerintahan di Kementerian Perdagangan.
Kemendag memberikan kesempatan kepada individu dengan beragam latar belakang pendidikan dan keahlian untuk mengisi berbagai posisi yang tersedia.
Dalam berbagai jurusan kuliah, Jurusan Teknik menjadi salah satu yang paling diminati oleh Kementerian Perdagangan.
Berikut adalah beberapa jurusan kuliah yang sangat dicari oleh Kementerian Perdagangan, dari unggahan Instagram @masukptn seperti dikutip pekanbaru.suara.com pada Selasa, 12 September 2023:
Manajemen
Lulusan jurusan manajemen memiliki peluang dalam rekrutmen PPPK dan CPNS untuk berperan sebagai analis data dan informasi, analis kerjasama, ahli perdagangan pertama, fasilitator perdagangan, pengawas barang dan jasa, hingga pengawas perdagangan berjangka komoditi.
Teknik
Lulusan jurusan kuliah Teknik juga sangat dibutuhkan oleh Kementerian Perdagangan dalam berbagai bidang, termasuk sebagai ahli pertama panera, ahli pertama penguji mutu barang, ahli pertama pranata laboratorium kemetrologian.
Kemendag memberikan peluang kepada berbagai program studi teknik seperti teknik fisika, teknik elektro, teknik mesin, teknik komputer, teknik industri, teknik sipil, teknik lingkungan, hingga teknik pertambangan.
Hukum
Lulusan jurusan Hukum di Kemendag dapat mengisi berbagai posisi seperti ahli pertama pengawas kemetrologian, analis advokasi hukum, ahli pertama analis perdagangan, fasilitator perdagangan, dan pengawas perdagangan berjangka komoditi.
Ekonomi
Lulusan jurusan kuliah Ekonomi memiliki peluang besar untuk bekerja di Kementerian Perdagangan, khususnya dalam posisi analis data dan informasi, ahli pertama analis perdagangan, fasilitator perdagangan, dan pengawas perdagangan.
Tag
Berita Terkait
-
10 Kampus Top Markotop Se-Indonesia Versi QS World University Ranking, Universitas Kamu Peringkat Berapa?
-
Ganden Kemendag, BCA Kembangkan UMKM Biar Bisa Ekspor
-
Pacu Ekspor Alas Kaki, Kulit, dan Produk Kulit, Kemendag Inisiasi Penandatanganan Kerja Sama
-
Kemendag Minta Recall Rangka eSAF di Motor Matic Honda, Astra International Buka Suara
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Jenuh Baca Data dan Angka? Yuk Belajar Seru Bareng Buku Economics 101
-
Bukan Empty, Ini Arti Huruf E di Indikator Bensin Motor
-
Bagaimana Cara agar Bibir Pink Alami? Ini 5 Produk Lip Scrub yang Bisa Membantu
-
TCL C7L Resmi Debut, Bawa Layar Mini LED dengan Refresh Rate 144 Hz dan Kecerahan Tinggi
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya
-
Terungkap! Kasus Remaja 14 Tahun di Wonogiri, Sempat Kabur hingga Ditemukan di Pacitan
-
5 Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Performa Lebih Optimal dan Mesin Awet
-
Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi
-
Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik