SUARA PEKANBARU - Para pemburu beasiswa S2 ada kabar baik buat kamu. Ada beasiswa S2 Jepang 2024 dibuka.
Buat kamu yang memang mampu dan bisa membuktikan kapasitas untuk lolos menjadi peserta, akan mendapat biaya kuliah grati serta tunjangan Rp15 juta perbulan.
Bukan hanya uang bulanan, beasiswa yang disediakan adalah kulia S2 di luar negeri, yakni Jepang.
Kamu harus tahu, kampus yang akan menerima belajar di luar negeri adalah universitas swasta di Jepang.
Kampus tersebut sangat terkenal akan bidang akademik, yakni Ritsumeikan Asia Pacific University membuka pembiayaan program pascasarjana (S2).
Informasi lengkap beasiswa S2 Jepang 2024 ini, adalah MEXT University Recommendation (UR) 2024.
Selanjutnya, yang harus diketahui jika MEXT UR Scholarship lembaga pemberi beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi Jepang (MEXT).
Nah, beasiswa yang diberikan hanya untuk mahasiswa berprestasi yang direkomendasikan APU.
Tujuan diberikan beasiswa adalah untuk mendorong pertukaran aktif pelajar internasional ke universitas di Jepang.
Lebih dari itu, tujuan lain adalah meningkatkan daya saing internasional.
Tujuan lain yang ingin dicapai adalah meningkatkan kompetitivitas internasional.
- Lingkup bantuan pendidikan
Seluruh biaya masuk akan ditanggung sepenuhnya.
Beasiswa pengurangan biaya APU akan menutupi seluruh biaya kuliah.
Diberikan tunjangan bulanan sebesar 144.000 yen atau setara dengan Rp 15 juta per bulan (jumlahnya dapat berubah sewaktu-waktu).
Tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi akan disediakan.
Tag
- # mext university recommendation
- # beasiswa di jepang
- # s2 di jepang
- # beasiswa luar negeri
- # beasiswa luar negeri
- # beasiswa luar negeri2024
- # beasiswa luar negeri2023
- # beasiswa unggulan 2023
- # beasiswa unggulan 2024
- # beasiswa 2024
- # beasiswa 2023
- # info beasiswa
- # kampus terbaik
- # beasiswa s1
- # beasiswa s2
- # kampus luar negeri
- # kuliah gratis
- # beasiswa jepang
Berita Terkait
-
Yuk Nuntut Ilmu di Negeri China, Beasiswa S2 Gratis lho, Begini Cara Daftar dan Syarat, Anak Pekanbaru Wajib Hadir
-
Beasiswa S2 di Belanda Bukan Lagi Mimpi, Pendaftaran hingga Desember 2023, Berikut Panduan Daftar dan Syaratnya, Anak Pekanbaru Wajib Coba
-
Ternyata Gak Sulit, Begini Cara Daftar dan Persyaratan Beasiswa Unggulan Tahun Ini, Masih Ada Waktu
-
Begini Cara Mendapatkan Beasiswa Perintis 2024, Lengkap Proses Daftar, Syarat, hingga Jadwal Seleksi, MASIH ADA KESEMPATAN!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?