4. Mahasiswa On-Going
Bagi mahasiswa yang sudah memulai program sarjana (S1) dan berada di semester 3 atau memiliki bukti Kartu Hasil Studi (KHS) maksimal semester 2, mereka harus memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.
5. Kemampuan Bahasa Indonesia
Calon penerima beasiswa harus memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek.
Kemampuan bahasa ini diperlukan untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri.
6. Kemampuan Bahasa Inggris
Calon penerima beasiswa juga harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat dengan skor minimal tertentu. Skor minimal ini berbeda tergantung pada jenis tes bahasa Inggris yang diambil, seperti ITP/PBT: 500, PTE Academic: 34, IBT: 52, atau IELTS: 5.0.
7. Pembuatan Karya Tulis (Essay)
Calon penerima beasiswa harus membuat sebuah karya tulis berupa esai atau karangan dalam bahasa Indonesia dengan tema "Kontribusiku untuk Indonesia setelah menyelesaikan studi".
Esai ini harus memiliki panjang antara 1.000 hingga 1.500 kata dan meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dijalani setelah menyelesaikan studi, dan cara mewujudkan peran tersebut.
Mengikuti semua persyaratan ini adalah kunci untuk memenuhi syarat dan menjadi calon penerima beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk program sarjana (S1).
Persyaratan Umum Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi:
1. Diutamakan bagi peserta yang memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat internasional dan/atau nasional.
2. Harus mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait.
3. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
5. Diterima di Perguruan Tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi minimal B/Baik Sekali dan pada program studi terakreditasi minimal B/Baik Sekali, atau di Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
6. Ketentuan Tambahan:
- Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
- Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas-kelas khusus, seperti Kelas Eksekutif, Kelas Khusus, Kelas Karyawan, Kelas Jarak Jauh, kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri, dan kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
7. Komitmen
- Calon penerima beasiswa harus berkomitmen untuk mempertahankan Indeks Prestasi Semester (IPS) minimal 3,00 pada program Sarjana (S1), atau minimal 3,25 pada program Magister (S2) dan Doktor (S3) selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.
8. Peryaratan lengkap
Calon penerima beasiswa yang memenuhi semua persyaratan tersebut memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka. (*)
Tag
Berita Terkait
-
WAJIB DICATAT! Dibagikan Beasiswa Unggulan Kemdikbud Tahun 2023, IPS Cuma 3,00, Cek Akreditasi Kampus di Sini, Mahasiswa Pekanbaru Jangan Absen
-
Beasiswa S2 Kuliah 150 Universitas di Inggris, Kuota untuk 1.500 Mahasiswa Pilihan, Begini Cara Mendaftarnya
-
7 Info Beasiswa di University of Oxford, Benefit Rp 297 Juta, Bisa Juga Part-time, Cek Syarat dan Cara Daftar di Sini
-
Buat Pemburu Beasiswa Luar Negeri, Ini Daftar 20 Kampus Terbaik di Dunia Versi QS World University Ranking yang Wajib Kamu Incar
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Tak Bisa Dampingi Kepergian Temon, Abdel Achrian Titipkan Keluarga untuk Melayat
-
Hanya Ada 2 Siswa Baru: Guru SDN 2 Plandaan Rela Iuran Demi Beli Seragam
-
Park Jung Min Resmi Bintangi Film Biografi Shin Hae Chul Berjudul To You
-
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung
-
Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Minimnya Hilirisasi, Usulkan Cold Storage di Pelabuhan Cilacap
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Little House on the Prairie: Sebuah Mahakarya Klasik yang Hidup Kembali