SUARA PEKANBARU - Sebelum melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan menuju beasiswa, pastikan untuk menghindari 5 sikap berbahaya di bawah ini:
Bertanya Banyak Tanpa Membaca Secara Cermat
Apakah kamu sering bertanya, "Bagaimana cara mendapatkan beasiswa?" Pertanyaan ini pasti tidak asing, bukan? Tentu saja, tidak ada yang salah dengan bertanya, tetapi sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu sebelum bertanya. Ini akan membuat pertanyaanmu lebih bermakna dan berguna, bukan hanya bagi dirimu sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
Ketika kamu menemukan pengumuman beasiswa, selalu ada petunjuk mengenai prosedur pendaftaran. Jangan hanya mengandalkan informasi dari orang lain; belajarlah untuk mandiri dan teliti dalam membaca pengumuman. Karena belajar secara mandiri adalah salah satu tantangan utama ketika kuliah di luar negeri.
Menunda-nunda dengan Sikap "Masih Banyak Waktu!"
Seperti halnya dalam mencari informasi beasiswa, persiapanmu juga harus dilakukan dengan baik dan terorganisir. Jangan tunda-tunda. Segera cari dosen yang bersedia memberikan surat rekomendasi beasiswa, minta transkrip atau dokumen yang diperlukan dari pihak yang berwenang.
Proses pengumpulan dokumen bisa memakan waktu yang lama, dan tidak ada gunanya mengirimkan pendaftaran beasiswa jika persyaratan belum terpenuhi. Terlebih lagi jika sudah melewati batas waktu. Berlangganan newsletter dari situs-situs yang menyediakan informasi beasiswa, dan pastikan untuk membacanya.
Kecenderungan Tidak Teliti dan Terburu-buru
Menurut hasil survei UNESCO tahun 2011, tingkat membaca di Indonesia hanya mencapai 0,001%. Ini berarti hanya satu dari seribu orang Indonesia yang benar-benar serius membaca buku. Jangan masuk dalam kategori 999 orang yang tidak serius membaca.
Ketika mengisi formulir pendaftaran, baca setiap petunjuk dengan teliti. Pastikan juga untuk memahami apa yang diminta oleh pihak pemberi atau sponsor beasiswa, sehingga surat motivasimu memenuhi kriteria dan dapat lolos ke tahap seleksi berikutnya.
Bersikap Pesimis Sebelum Mencoba
Jika kamu berpikir, "Mungkin ini terlalu sulit, dan biayanya banyak!" atau "Ada begitu banyak pesaing!" atau "Persyaratannya sangat banyak," atau bahkan "Bahasa Inggris saya tidak begitu bagus, dan IPK saya standar," sebaiknya kamu hindari mendaftar beasiswa. Orang yang berhasil adalah orang yang berani mengambil risiko.
Hanya Mendaftar Beberapa Beasiswa
Jika kamu pernah berkata, "Saya sudah mencoba mendaftar beasiswa Fulbright, tetapi tidak berhasil," atau "Saya mencoba mendaftar beasiswa lain, tetapi tidak lolos pada tahap pertama," maka kamu harus tahu bahwa banyak mahasiswa yang mendapatkan beasiswa setelah mencoba beberapa kali, bahkan ada yang mencoba 15-20 kali. Tuhan tidak akan memberikan jalan jika kamu tidak berusaha dengan maksimal.
Jadi, sekarang kamu sudah paham bagaimana sikap yang harus dihindari saat menjadi pencari beasiswa, bukan? Pastikan kamu tetap semangat dan tidak pernah menyerah, karena Hotcourses Indonesia akan selalu mendampingimu dalam perjalanan mencapai impianmu untuk kuliah di luar negeri. (*)
Berita Terkait
-
Kelas 12 Wajib Ikut Beasiswa Perintis 2024 untuk Lanjut Kuliah, Pilih Kampus Lewat Jalur SNBP, SNBT, dan UM
-
Beasiswa S1 BRI dan BSI, Perhatikan IPK dan Jangan Salah Pada Proses Ini, Auto Coret
-
9 Poin Penting Beasiswa BRI, Cek Syarat dan Cara Daftar di Sini
-
Info Beasiswa S1 2023 Dua Bank BUMN, Pendafataran Baru Dibuka, Kesempatan Emas Jangan sampai Lewat
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Duel Cushion Viral: Somethinc vs Skintific, Mana yang Tahan Seharian Tanpa Luntur Saat Balik Ngantor
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban
-
Melihat Performa Lini Depan Timnas Indonesia Kontra Bulgaria, Bagus Tapi Belum Maksimal
-
Harga BBM Batal Naik, ASN Banten Diminta WFH Hari Jumat Demi Hemat Energi
-
John Herdman Ungkap Peran Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas yang Krusial
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya