/
Minggu, 24 September 2023 | 10:30 WIB
Kondisi pasar di tengah kenaikan harga. berikut adalah beberapa tips bagi ibu-ibu untuk mengelola keuangan di tengah harga-harga yang semakin mahal. (freeoik/vecstock)

SUARA PEKANBARU - Satu hari yang cerah di sebuah kota kecil, terdapat sekelompok ibu-ibu yang sedang duduk bersama di taman setelah mengantar anak-anak mereka ke sekolah. 

Mereka berkumpul untuk berbicara tentang satu masalah yang mereka semua rasakan, harga-harga semakin mahal. Meskipun tantangan ini sulit, mereka telah menemukan cara untuk mengelola keuangan mereka dengan bijak.

Salah satu ibu, Maria warga Pekanbaru mulai berbicara soal harga yang mahal di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi

"Harga-harga memang semakin mahal, tetapi kita tidak boleh menyerah. Kita harus tetap berusaha untuk menjalani hidup yang seimbang dan bahagia," kata dia. 

Ibu-ibu yang lain mengangguk setuju, dan mereka semua saling berbagi tips dan trik tentang bagaimana mengatasi lonjakan harga.

Nina, seorang ibu yang ahli dalam memasak, berkata benar-benar ekstra pikir dalam mengatur isi dompet. 

"Saya telah mempelajari cara membuat makanan yang lezat dengan bahan-bahan yang lebih terjangkau. Ini membantu kami menghemat uang dalam jangka panjang," kata dia.

Ibu-ibu lain setuju dan mulai berbagi resep-resep hemat yang mereka temukan.

Lalu, Susan, seorang ibu dengan keahlian dalam pengelolaan keuangan, memberikan saran tentang bagaimana membuat anggaran yang ketat. 

Baca Juga: Deretan Program Jokowi Ini Dinilai Anies Baswedan Bikin Ibu-Ibu 'Jantungan' Tiap Hari, Yakin Mau Dilanjutkan?

"Saya selalu membuat anggaran bulanan dan mencatat setiap pengeluaran. Dengan cara ini, saya bisa melihat di mana uang saya benar-benar pergi dan dapat membuat penyesuaian jika diperlukan," ucapnya.

Selain itu, ibu-ibu tersebut juga mulai membentuk sebuah komunitas berbagi barang-barang yang tidak lagi mereka butuhkan. 

Mereka menyadari bahwa dengan menukar atau memberikan barang-barang yang tidak terpakai, mereka bisa menghemat uang dan mengurangi konsumsi yang tidak perlu.

Sementara itu, Lisa, seorang ibu yang mahir dalam menanam sayuran, mengajak yang lain untuk memulai kebun kecil di halaman mereka masing-masing. 

Dengan berkebun sendiri, mereka dapat mengurangi biaya membeli sayuran di toko dan juga menikmati hasil kerja keras mereka sendiri.

Meskipun harga-harga semakin mahal, ibu-ibu ini telah belajar untuk beradaptasi dan mengelola keuangan mereka dengan bijak. 

Mereka mendukung satu sama lain dalam menghadapi tantangan ini dan terus mencari cara kreatif untuk mengatasi lonjakan harga. 

Dengan tekad dan solidaritas mereka, mereka membuktikan bahwa dengan perencanaan dan kolaborasi, mereka dapat menjalani kehidupan yang bahagia dan seimbang meskipun dalam situasi ekonomi yang sulit.

Nah berikut adalah beberapa tips bagi ibu-ibu untuk mengelola keuangan di tengah harga-harga yang semakin mahal:

1. Buat Anggaran

Mulailah dengan membuat anggaran bulanan yang rinci. Catat semua pemasukan dan pengeluaran keluarga. 

Ini akan membantu Anda melihat dengan jelas di mana uang Anda pergi dan bagaimana mengalokasikan dana dengan lebih bijak.

2. Prioritaskan Pengeluaran 

Identifikasi pengeluaran yang paling penting dan prioritaskan mereka. Kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, listrik, dan pendidikan harus menjadi prioritas utama.

3. Hemat di Supermarket 

Cari cara untuk menghemat uang saat berbelanja. Gunakan daftar belanja, bandingkan harga, manfaatkan diskon atau promosi, dan pertimbangkan untuk membeli barang-barang dalam jumlah besar jika itu lebih ekonomis.

4. Kendalikan Utang

Hindari mengakumulasi utang yang tidak perlu, terutama utang konsumen dengan bunga tinggi. Usahakan untuk melunasi utang secara berkala.

5. Kendalikan Impuls Belanja

Hindari membeli barang-barang secara impulsif. Berikan diri Anda waktu untuk mempertimbangkan pembelian besar dan pertimbangkan apakah itu benar-benar diperlukan.


Ingatlah bahwa mengelola keuangan di tengah kenaikan harga memerlukan disiplin dan perencanaan yang baik. Dengan berfokus pada kebutuhan utama, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan meningkatkan pemahaman Anda tentang keuangan pribadi, Anda dapat mengatasi tantangan keuangan yang mungkin timbul akibat harga yang semakin mahal.

Load More