SUARA PEKANBARU - Mahasiswa seringkali menghadapi berbagai masalah ketika mereka mengalami kesulitan ekonomi. Kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo yang dinilai ugal-ugalan membuat mereka "susah bertahan hidup" untuk sekadar selesai kuliah.
Ada beberapa masalah yang biasa dihadapi mahasiswa yang kuliah dengan modal "semangat doang".
Kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar misalnya. Mahasiswa mungkin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian. Mereka mungkin terpaksa mengorbankan aspek-aspek ini demi memprioritaskan biaya kuliah dan buku.
Kemudian kualitas pendidikan terpengaruh kenaikan harga atas kebijakan Jokowi.
Kesulitan ekonomi dapat mengganggu fokus dan konsentrasi mahasiswa dalam belajar.
Mereka mungkin tidak mampu membeli buku teks yang diperlukan atau mengikuti program pendidikan tambahan yang penting.
Dan, beberapa masalah lain yang umum dialami oleh mahasiswa dalam situasi seperti ini meliputi:
1. Stres dan Kesehatan Mental
Stres keuangan dapat menyebabkan masalah kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi. Mahasiswa mungkin merasa terjebak dalam situasi yang sulit tanpa jalan keluar yang jelas.
Baca Juga: 5 Cara Emak-Emak Peras Isi Dompet agar Bertahan Hidup di Era Jokowi, Yakin Masih Betah?
2. Pekerjaan Sampingan yang Membayangi Pendidikan
Untuk mengatasi kesulitan ekonomi, beberapa mahasiswa mungkin terpaksa bekerja sampingan yang mengambil waktu dan energi yang seharusnya mereka alokasikan untuk belajar dan mengembangkan diri.
3. Hutang Pendidikan
Beberapa mahasiswa mungkin harus mengambil pinjaman pendidikan yang besar untuk membiayai kuliah mereka. Ini dapat menyebabkan beban finansial yang berkepanjangan setelah lulus.
4. Keterbatasan Akses ke Sumber Daya
Mahasiswa mungkin tidak dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, kursus tambahan, atau proyek penelitian karena keterbatasan finansial.
Berita Terkait
-
5 Cara Emak-Emak Peras Isi Dompet agar Bertahan Hidup di Era Jokowi, Yakin Masih Betah?
-
Deretan Program Jokowi Ini Dinilai Anies Baswedan Bikin Ibu-Ibu 'Jantungan' Tiap Hari, Yakin Mau Dilanjutkan?
-
Info Lengkap Beasiswa 2024 Penuh Chinese Government Scholarship, Jangan Lakukan Ini Jika Tak Ingin Gagal
-
8 Beasiswa Kampus Luar Negeri di Universitas Terkemuka di Australia, Ini yang Harus Dipersiapkan Sebelum dan Selama Studi di Sana
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor: Persatuan Adalah Benteng Terakhir Bangsa
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia