Dia juga mencoba beberapa bisnis kecil-kecilan di sekolah, yang membantu orientasi karirnya di masa depan.
Saat ini, dia adalah siswa tahun ketiga di sekolahnya dan telah membangun saluran penjualan online yang menghasilkan pendapatan sekitar 1.000 - 2.000 USD per bulan.
Meski begitu, dia masih meluangkan waktu sekitar 2 jam per hari untuk pekerjaan paruh waktu atau bisnis online, sambil tetap fokus pada pendidikannya.
Nguyen Thuy Linh, seorang profesional berusia 24 tahun yang bekerja di bidang e-commerce di Kanada, memberikan pujian atas kemampuan Gia Han dalam mengatur waktunya dan kemampuannya dalam membangun hubungan sosial.
Meskipun belajarnya cukup melelahkan, Han tetap tekun bekerja paruh waktu dan menjalankan bisnisnya.
Impian Gia Han adalah menyelesaikan pendidikan dengan cepat dan bekerja di perusahaan mobil listrik Tesla di Amerika Serikat.
Dia juga memberikan nasihat kepada generasi muda yang ingin belajar di luar negeri, menekankan pentingnya memiliki rencana yang jelas dan kesiapan untuk berkomitmen agar tidak tersesat dan membuat keputusan yang kurang bijak. (*)
Berita Terkait
-
5 Doa Bahasa Indonesia agar Kamu Mendapatkan Beasiswa Pendidikan
-
7 Langkah Ini Harus Kamu Tempuh Sebelum Memilih Jurusan kuliah agar Kamu Tidak Menyesal Seumur Hidup
-
7 Poin Penting Wajib Dilakukan untuk Mendapatkan Beasiswa, Kamu Bisa Mencobanya
-
10 Daftar Terbaru Jurusan Kuliah Terbaik dan Banyak Diminati, Kamu Sudah di Jalur yang Benar?
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita