SUARA PEKANBARU - Tersedia banyak kesempatan beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri, yang bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk mengejar pendidikan sarjana (S1).
Apabila Anda bercita-cita untuk melanjutkan S1 di luar negeri, Beasiswa Indonesia Maju (BIM) persiapan S1 luar negeri dapat membantu Anda mempersiapkan diri sebelum proses pendaftaran dimulai.
Program BIM persiapan S1 luar negeri merupakan inisiatif beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud RIstek) untuk mempersiapkan siswa berbakat di tingkat pendidikan menengah agar dapat meraih kesempatan belajar S1 di luar negeri.
Menurut data penerimaan tahun 2023, ada 105 universitas luar negeri yang menjadi tujuan studi bagi peserta program persiapan beasiswa BIM.
Beberapa di antaranya adalah Stanford University dan National University of Singapore (NUS).
Berdasarkan jadwal pendaftaran tahun 2022, pendaftaran beasiswa ini akan dibuka pada bulan Oktober.
Manfaat beasiswa ini mencakup biaya kursus persiapan tes SAT/ACT, biaya tes SAT/ACT, biaya kursus TOEFL iBT/IELTS, biaya tes TOEFL iBT/IELTS, biaya program pengayaan non-akademik, biaya layanan konseling perguruan tinggi, serta biaya aplikasi atau pendaftaran ke perguruan tinggi.
Untuk memenuhi kriteria dan persyaratan BIM non-gelar, calon penerima beasiswa harus menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), berada di kelas XI Semester 1 SMA/SMK/MA/sederajat.
Kemudian memiliki kemampuan akademik yang baik, memiliki prestasi dalam berbagai ajang olimpiade, lomba, kompetisi, atau festival di bidang sains, riset, teknologi, seni, budaya, olahraga, kesehatan jasmani, vokasi, dan kewirausahaan.
Baca Juga: Megawati Umumkan Bakal Cawapres Ganjar Pranowo, Hasto Singgung Nama J...W...o
Serta menunjukkan integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila dan calon pemimpin masa depan bangsa.
Selain itu, mereka tidak boleh sedang menerima beasiswa dari sumber lain dengan komponen biaya yang serupa, harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris atau bahasa asing lain yang sesuai dengan negara tujuan studi, dan harus mengisi profil diri melalui formulir pendaftaran online di situs resmi BIM.
Dokumen yang diperlukan mencakup salinan identitas diri (KTP/KK/Paspor), salinan kartu pelajar atau surat keterangan pengganti kartu pelajar atau surat keterangan sebagai siswa aktif di sekolah.
Siapkan juga salinan transkrip nilai rapor kelas X semester I hingga semester terbaru, salinan bukti prestasi, salinan hasil tes bahasa Inggris seperti TOEFL/IELTS/Duolingo, salinan hasil sertifikat bahasa asing lainnya (jika diperlukan), salinan hasil tes SAT/ACT (jika diperlukan).
Kemudian surat pernyataan kesanggupan yang ditandatangani di atas materai Rp10.000, surat persetujuan orang tua/wali yang ditandatangani di atas materai Rp10.000, surat dukungan dari sekolah yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
Lalu surat keterangan untuk penyandang disabilitas (jika berlaku), dan tiga esai aplikasi dalam Bahasa Inggris yang mencakup berbagai aspek seperti minat, kepemimpinan, ekstrakurikuler, kontribusi kepada Indonesia, dan rencana masa depan.
Tag
Berita Terkait
-
Kamu Pasti Ditolak, Ini Kriteria Penerima Beasiswa S1, S2, S3 yang Magang di Jerman Max Planck 2024
-
6 Alasan Jurusan Kuliah Kamu gak Laku di Dunia Kerja Termasuk saat Seleksi CPNS, Nomor 2 Salah Sendiri
-
Kok Bisa 11 Jurusan Kuliah Ini Punya Peluang Terbaik Lolos Seleksi CPNS 2023, Em Ternyata Ini Alasannya
-
PENTING Buat Pemburu Beasiswa Pendidikan, Hal Ini Rupanya yang akan Membuat Kamu Gagal dapat Bantuan Dana Kuliah
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis
-
Rancabungur Jadi Pusat Atlet Dunia, Kemenpora Siapkan Rp5 Triliun Bangun Akademi Olahraga di Bogor
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix