SUARA PEKANBARU - Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, mengonfirmasi bahwa pertempuran akan terus berlangsung.
Dia menegaskan pertempuran mengusir penjajah Isarel akan terus dilakukan di berbagai titik.
Lebih dari itu dia juga menegaskan tidak akan ada pembicaraan mengenai tawanan Palestina di penjara Israel yang diserang dan disiksa.
Dalam pidatonya di televisi pada Senin, 9 Oktober 2023 malam, Abu Ubaida menyatakan bahwa pertempuran ini akan berlanjut, dan seluruh divisi tentara pendudukan Israel yang masuk ke Gaza tewas pada hari pertama pertempuran.
"Kami terus memperkuat pasukan dengan personel lain yang berada di posisi musuh," kata Abu Ubaida.
Terkait dengan tawanan Israel di Gaza, juru bicara resmi Al-Qassam ini menegaskan bahwa tidak akan ada perundingan dalam masalah tawanan Palestina di penjara Israel (yang mungkin mengarah pada pertukaran tawanan).
"Karena masalah tawanan Palestina di penjara Israel tersebut bersifat strategis, musuh harus membayar harga yang kami inginkan sebagai imbalan atas tawanan tersebut," kata dia.
Ia menjelaskan bahwa operasi Badai Topan Al-Aqsha terjadi setelah kezaliman Zionis mencapai puncaknya dalam penodaan Masjid Al-Aqsha.
"Musuh (Israel) mengira bahwa dengan menutup Al-Aqsha bagi rakyat Palestina, melepaskan kawanan pemukim Yahudi, dan memicu perang agama, mereka dapat menghancurkan masjid kami, menghina Nabi kami, dan melanggar Tempat Suci setelah Dua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi), mereka akan lolos dari hukuman atas kejahatan mereka.
Abu Ubaidah menambahkan bahwa Israel menganggap dapat menguasai rakyat di Tepi Barat, membunuh ratusan warganya dalam dua tahun terakhir, dan melukai ribuan lainnya.
Dia menunjukkan bahwa Israel berpikir bahwa dengan membatasi warga kami di wilayah pendudukan dan memicu kejahatan, itu tidak akan berlangsung tanpa sanksi.
Musuh juga berpikir bahwa dengan memblokade, mencekik, membatasi, dan membunuh Gaza secara perlahan, itu akan terjadi tanpa hukuman.
Juru bicara Al-Qassam ini menekankan bahwa kejahatan Israel, yang diabaikan oleh dunia dan PBB meskipun teriakan kaum tertindas dan terzalimi, adalah respon terhadap agresi yang dimulai oleh pendudukan.
"Hari ini, Anda mendengar Menteri Pertahanan Israel, Yoav Galant, yang sudah tua, berbicara tentang 'binatang manusia,' merujuk pada 'singa-singa pejuang Palestina' yang menghadapi 'babi tentara Israel.'," katanya.
Dia menekankan bahwa Israel, meskipun memiliki semua senjata dan pasukan elit selama 60 jam hingga saat ini, tidak mampu menghadapi tentara Al-Qassam, dan semua upaya ini tidak berhasil. Israel tidak akan berhasil menghadapi kebenaran dan konfrontasi dengan elit Al-Qassam. (*)
Berita Terkait
-
Hamas Pakai Senjata Korut, Kim Jong Un: Israel Kriminal, Kami Dukung Negara Palestina Merdeka
-
DPR Dukung Kemenlu Evakuasi WNI di Palestina
-
Jokowi: Indonesia Mendesak Perang Palestina-Israel Segera Dihentikan!
-
Serangan Israel ke Jalur Gaza Palestina: Mengenal Sosok Kucing 9 Nyawa Mohammed Deif Pimpinan Brigade Alqasam
-
Dua Media Barat Sebut Tak Mungkin Hamas Tembus Pertahanan Tercanggih Isreal Jika Tak Ada Kekuatan Besar di Belakangnya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali