Ponorogo.suara.com – Upaya untuk menekan peredaranan makanan tidak layak di masyarakat menjelang Hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, petugas gabungan dari sejumlah instansi dibantu Aparat Kepolisian Polres Ponorogo menggelar pemeriksaan di sejumlah retail dan swalayan.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menyisir setiap Lorong etalase produk makanan hingga bahan makanan di 3 swalayan untuk memastikan tidak adanya produk tidak layak jual seperti kemasan, ijin edar, tanggal produksi hingga tanggal kadaluwarsa
Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang dijual dalam kondisi aman serta layak konsumsi untuk masyarakat. Apalagi saat menjelang lebaran seperti sekarang ini.
"Kita hanya ingin memastikan saja semua sudah sesuai dan aman dikonsumsi masyarakat," ungkap Dyah Ayu, saat diwawancarai ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, Kamis (13/4/2023).
Dari pemeriksaan yang dilakukan di tiga swalayan tersebut, petugas gabungan menemukan dua bungkus makanan kemasan yang sudah kadaluarsa. Dimana dalam kemasan makanan tersebut tanggal kadaluwarsanya pada tanggal 1 Maret 2023.
"Ada dua tadi yang kita temukan, produk makanan olahan dalam kemasan," jelas Dyah Ayu.
Tidak ada sanksi untuk temuan tersebut, petugas hanya meminta pihak swalayan untuk segera menarik barang tersebut
"Kadaluwarsa kita ingatkan masing masing penanggungjawab dari retail yang ada, agar ada pengecekan berkala," tegasnya
Ayu menekankan, kepada masyarakat yang berbelanja di pasar swalayan, hendaknya lebih teliti dan memastikan agar semua produk yang hendak dibeli dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi.
Baca Juga: Rekomendasi Cafe Instagramable yang Dilengkapi Photobox di Bogor!
"Saya kira masyarakat sudah paham akan itu, tapi terkadang lupa disaat mendekati lebaran seperti sekarang ini," tandasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional