/
Rabu, 19 April 2023 | 15:41 WIB
Parmini, Ibu Praka Anumerta Miftahul Arifin ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo – Memasuki hari kelima (19/04/2023) pasca tersiarnya kabar gugurnya Praka Anumerta Miftahul Arifin, suasan duka masih menyelimuti rumah duka di Desa Nanggungan, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan.

Sejumlah pelayan masih terus berdatangan ke rumah duka, mulai dari keluarga dekat, maupun keluarga almarhum yang berasal dari luar daerah. Sejumlah teman satu letting juga silih bergantian untuk mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga almarhum.

Sejumlah karangan bunga juga nampak berjejer disepanjang jalan rumah duka, mulai dari karangan bunga Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, hingga karangan bunga dari teman-teman sejawat juga berjejer rapi memenuhi jalan menuju rumah duka.

Dimata sang Ibu, Parmini, sosok Praka Anumerta Miftahul Arifin, adalah seseorang anak yang pemberani. Bahkan sejak umur tiga tahun, Arifian kecil sudah bercita-cita menjadi seorang TNI, dan ingin mengabdi kepada negara

Meski berasal dari keluarga yang sederhana dan hanya anak dari seorang petani, Arifin nekat untuk mencoba mengikuti tes masuk calon Tamtama pada 2016 silam, namun gagal, lalu mengikuti tes calon Scaba dan akhirnya lolos masuk menjadi anggota TNI AD.

“Sebelum gugur, ia ingin mengentaskan adiknya yang baru lulus sekolah bisa sampai menjadi orang, namun belum sampai sudah ada kejadian ini,” kata Parmini.

Ia berharap agar janazah anaknya bisa segera dievakuasi dan dipulangkan dengan utuh sampai kerumah duka.

“Cepat dievakuasi dan cepat dipulangkan ke Pacitan,” harap Parmini.

Baca Juga: Harga Tiket Konser Lee Seung Gi Jakarta, Paling Murah Rp 600 Ribu

Load More