Suara Ponorogo,- Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan harga, terutama harga ayam potong dan telur. Hal ini dipicu oleh tingginya permintaan dan keterbatasan stok pasokan.
Harga ayam potong menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan signifikan. Saat ini, harga ayam potong mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Meskipun harga tersebut tergolong tinggi, permintaan pembeli tetap tinggi. Bahkan, seorang pedagang mengaku mampu menjual hingga 30 ekor ayam potong setiap harinya.
Kenaikan permintaan ini terutama terjadi karena sedang musim hajatan. Acara pernikahan dan keberangkatan jemaah haji menjadi faktor utama lonjakan permintaan ini. Masyarakat yang merayakan pernikahan serta calon jemaah haji meningkatkan permintaan akan ayam potong sebagai bagian dari persiapan mereka.
"Nikmatnya musim hajatan bagi kami para pedagang, permintaan meningkat drastis. Sehari bisa menjual 30 ekor ayam potong. Meskipun harganya sedikit naik, pembeli tetap antusias," ujar Nadia Putri, seorang pedagang di Pasar Legi.
Selain ayam potong, harga telur ayam juga mengalami kenaikan. Harga telur ayam saat ini mencapai Rp 30 ribu per kilogram, sedikit lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 27-28 ribu per kilogram. Kenaikan harga telur ini juga dipicu oleh permintaan yang tinggi serta kenaikan harga pakan sebagai faktor penentu.
Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, terutama ayam potong dan telur, membuat masyarakat harus mengeluarkan pengeluaran lebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini menjadi tantangan bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Pemerintah daerah Ponorogo diharapkan dapat melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi kenaikan harga ini, seperti mengendalikan stok pasokan, memantau harga pakan ternak, dan mendorong peningkatan produksi lokal untuk memenuhi permintaan.
Meski situasi ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan harga, diharapkan bahwa pasokan dan permintaan akan segera seimbang sehingga harga-harga bahan kebutuhan pokok dapat kembali stabil dalam waktu dekat.
Baca Juga: 4 Hal Menarik Tentang Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Cawapres Ganjar?
Berita Terkait
-
Workshop Tren Potongan Rambut Korea Menggebrak Ponorogo, Memikat Ratusan Barberman dari Seluruh Jawa Timur
-
Dinas Kesehatan Ponorogo Respons Catatan Legislatif dalam LKPJ Bupati 2022: Perbaikan dan Peningkatan Pelayanan Kesehatan Tahun Depan
-
Harga Telur Ayam Tembus Rp 40 Ribu/Kg, Pedagang Pasar Ungkap Biang Keroknya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
Apa Kepanjangan Kata Ketupat? Kuliner Khas Lebaran yang Sarat Makna
-
Komsi Komsa: Mengintip Konspirasi Sejarah Global Lewat Petualangan Sam
-
4 Inspirasi Outfit Sporty ala Jisoo BLACKPINK yang Tetap Chic
-
Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Bersama Pelaku Industri Emas Inisiasi Pembentukan IBMA
-
Catch Catch oleh Yena: Intensnya Sikap Tarik Ulur dalam Hubungan Asmara
-
Garmin Luncurkan Sonar 360 Derajat, Pemancing Kini Bisa Lacak Ikan Lebih Akurat
-
Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia