Suara Ponorogo - Di tengah kenaikan harga bahan pangan yang mengkhawatirkan, di Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan, Kabupaten Ponorogo, ada sebuah warung makan yang tak hanya menyajikan hidangan lezat, tetapi juga menjadi pusat kebaikan bagi masyarakat. Warung tersebut bernama Warung Makan Bariklana, yang menawarkan konsep unik kepada pelanggannya: makan sepuasnya dan membayar seikhlasnya.
Warung inspiratif ini telah beroperasi selama 4 bulan dan berhasil menarik perhatian berbagai kalangan. Tidak hanya para tukang ojek online yang sibuk beraktivitas, mahasiswa kosan yang sibuk dengan kuliah, atau anak-anak sekolah yang membutuhkan makanan yang bergizi, tetapi juga kaum dhuafa yang seringkali kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
Meskipun pembayaran dilakukan secara sukarela, para pelanggan memiliki kebebasan dalam memilih lauk-pauk yang mereka inginkan. Warung ini menyajikan berbagai hidangan seperti ayam, telur, tumis, nasi campur, lodeh, dan gorengan. Warung Makan Bariklana buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Uniknya, cara pembayaran dilakukan dengan memasukkan uang seikhlasnya ke dalam kotak amal yang telah disediakan. Bahkan, terkadang ada pelanggan yang tidak mampu membayar, tetapi mereka tetap dilayani dengan penuh kebaikan dan keramahan.
Salah satu pelanggan, seorang pemulung bernama Rudianto, mengungkapkan betapa terbantu dengan kehadiran Warung Makan Bariklana selama 4 bulan terakhir. Dengan pendapatan yang rendah, Rudianto sering mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, terutama dalam hal makanan. Oleh karena itu, seringkali dia makan di warung Bariklana tanpa membayar sepeser pun.
Rudianto mengatakan, "Setiap hari lauknya berbeda, kadang-kadang ada kering tempe, kadang-kadang ada mie, ayam, telur, atau lodeh."
Sementara itu, pengelola Warung Makan Bariklana, Jam'un Haidar, menjelaskan bahwa konsep warung ini adalah sedekah makanan. Dengan kata lain, siapa pun yang datang ke warung tersebut dapat menikmati hidangan sepuasnya dan membayar seikhlasnya.
"Boleh juga jika seseorang tidak mampu membayar, yang penting adalah melakukan sedekah," ujar Jam'un.
Dia menambahkan bahwa pendapatan dari pembayaran akan digunakan untuk membeli bahan makanan kembali. Setiap harinya, Jam'un dapat menghabiskan antara 5 hingga 7 kilogram beras. Dengan adanya pembayaran sukarela ini, para pelanggan dapat menikmati hidangan sepuasnya.
Baca Juga: Datangkan 2 Pemain Naturalisasi, Netizen: Waktunya Menghajar Argentina
"Respon dari masyarakat sangat baik, target kami seperti ojol (ojek online), anak-anak sekolah, dan kaum dhuafa juga terpenuhi," kata Jam'un.
Ketika ditanya mengenai dana yang digunakan, Jam'un menjelaskan bahwa dana untuk pembelian bahan makanan berasal dari Yayasan Bariklana. Dipilihnya warung makan sebagai bentuk pengabdian, karena warung makan dianggap lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan.
"Dipilihnya warung makan karena paling mudah dijangkau oleh masyarakat, terutama kaum dhuafa, sehingga bisa memberikan bantuan langsung kepada sasaran yang membutuhkan," tambahnya.
Warung Makan Bariklana di Ponorogo telah menjadi tempat yang tak hanya mengisi perut para pelanggan, tetapi juga menghangatkan hati mereka dengan kebaikan dan solidaritas yang ditunjukkan. Konsep sedekah makanan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut berbuat kebaikan dalam cara yang sederhana namun bermakna. Semoga keberadaan warung ini terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan, dan semakin banyak lagi inisiatif serupa yang lahir di berbagai daerah.
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Vakum 3 Tahun, Jang Geun Suk Diincar Bintangi Drama Baru Berjudul Hyupban
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta