Suara Ponorogo - Rejeki tidak akan pernah kemana mana. Itulah yang dirasakan oleh Siti Duriah (47), seorang pedagang soto yang menjalankan usahanya di rumah yang letaknya jauh dari pusat keramaian.
Meskipun jalannya sempit dan lokasinya tidak strategis, usaha Siti Djuriyah tetap eksis dan terus mendapatkan banjiran pembeli.
Berawal dari Desa Ngumpul, Kecamatan Jambon, Siti Djuriyah memulai usahanya sebagai pedagang soto Bersama sang Ibu Mbah Damiyem
Namun, pada tahun 2007, ia memutuskan untuk membuka warung soto di rumahnya di Desa Blembem. Keputusan tersebut ternyata tepat dan menjadikan warung soto miliknya sebagai tujuan wisatawan kuliner dari dalam maupun luar kota.
Kepada ponorogo.suara.com, Siti Djuriyah , menjelaskan tentang perjalanan usahanya yang sukses meski berada di lokasi yang tidak menguntungkan.
"Saya memang memutuskan untuk membuka warung soto di rumah karena saya ingin memberikan kenyamanan dan suasana keluarga kepada pelanggan. Lokasinya memang tidak strategis, tapi ternyata tidak menghalangi pembeli untuk menemukan warung saya" ujarnya dengan semangat.
Ia mengungkapkan bahwa usahanya berhasil bertahan dan terus berkembang karena menu soto khasnya yang lezat dan resep turun temurun dari ibunya di Kecamatan Jambon.
"Resep soto kami sudah menjadi tradisi keluarga dan disempurnakan seiring berjalannya waktu. Hal itu membuat pelanggan setia kami selalu datang kembali untuk menikmati soto kami," tambahnya.
Warung soto Blembem buka setiap hari, Selama hari-hari biasa, rata-rata terjual sebanyak ratusan porsi soto ayam dengan harga enam ribu rupiah setiap porsinya. Namun, saat libur panjang atau musim liburan, jumlah penjualan meningkat drastis.
Baca Juga: Hubungan Keluarga Masih Harmonis, Intip 8 Potret Amy Qanita Liburan Bareng Besan di Singapura
Kesuksesan soto Blembe tidak hanya berasal dari pelanggan lokal, tetapi juga dari wisatawan yang sengaja datang mencicipi soto legendaris tersebut
"Banyak wisatawan yang penasaran dan mendengar kabar tentang soto saya. Mereka datang dari berbagai kota hanya untuk mencicipi kelezatan soto kami," ungkapnya dengan senyuman.
Saat ini, Siti Djuriyah tengah merencanakan untuk membuka cabang warung soto di tengah kota, tentunya setelah anaknya, menikah.
"Kami melihat banyak peluang di pusat kota, terutama saat musim liburan. Kami ingin melayani lebih banyak pelanggan dan memperluas pasar kami," tuturnya.
Kisah sukses Siti Djuriyah membuktikan bahwa dengan kualitas produk yang baik, dedikasi tinggi, dan pelayanan yang ramah, sebuah usaha tetap dapat eksis dan sukses meski berada di tempat yang tidak strategis.
Rejeki memang tidak mengenal lokasi, yang penting adalah semangat dan kerja keras untuk menggapai kesuksesan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah