Suara Ponorogo – Peristiwa penularan antraks di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta yang mengakibatkan puluhan orang suspeks Antraks dan 1 orang meninggal dunia membuat sejumlah daerah mawas diri tidak ketinggalan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Kepala Dipertahankan Ponorogo, Masun, menekankan, Situasi antraks di Ponorogo saat ini terbilang aman dan langkah-langkah telah diambil untuk mengatasi masalah ini.
Ia menjelaskan bahwa antraks disebabkan oleh bakteri bernama Bacillus anthracis yang mampu membentuk spora yang dapat bertahan lama di dalam tanah.
"Ketika daerah tersebut pernah mengalami kasus antraks dan diduga spora masih ada di tanah, wilayah tersebut menjadi endemik. Namun, hingga saat ini kami belum melaporkan adanya kasus antraks di Ponorogo," kata Masun.
Meskipun demikian, Masun menyadari bahwa kemungkinan hewan ternak dari daerah terjangkit antraks bisa masuk ke Ponorogo melalui lalu lintas yang ada.
Untuk mengatasi hal ini, Ponorogo telah mendirikan cek poin di wilayah perbatasan di mana setiap hewan yang masuk dicek dengan teliti.
"Kami berharap dengan pengetatan di cek poin, kasus antraks tidak akan menyebar ke Ponorogo." tambah Masun.
Masun menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah mengambil langkah-langkah preventif yang cukup serius untuk menjaga keamanan wilayahnya.
Namun, ia tetap memohon pertolongan kepada Tuhan agar situasi tetap aman dan terhindar dari kasus antraks.
Baca Juga: 5 Pesona Kim So Hyun di My Lovely Liar, Cantiknya Bikin Orang Klepek-klepek
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo optimistis bahwa mereka mampu menjaga keamanan wilayahnya dari ancaman antraks.
Namun, upaya pencegahan dan pengawasan tetap harus dilakukan secara konsisten agar situasi tetap terkendali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
4 Sepatu Lari yang Ringan dengan Perlindungan Ekstra, Harga 400 Ribuan