Suara Ponorogo - Kekurangan guru yang terus berlanjut di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah menimbulkan kekhawatiran serius.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Nurhadi Hanuri, mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum mendapatkan kepastian mengenai regulasi dari Kemendikbud terkait rekrutmen guru Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Nurhadi menyatakan, Kekurangan guru di Ponorogo masih belum teratasi karena kita masih menunggu kepastian regulasi dari Kemendikbud terkait guru P3K.
"Saat ini, kita masih menunggu keputusan terkait regulasi nomor 541, dan proses penataan perencanaan berikutnya untuk pengajuan selanjutnya." jelasnya
Sementara itu, fluktuasi jumlah guru di Ponorogo menjadi masalah yang semakin memperparah situasi ini. Nurhadi melaporkan,
"Setiap tahun, kita menghadapi fluktuasi jumlah guru yang signifikan karena adanya pensiun. Diperkirakan pada tahun ini, sekitar 400 guru akan pensiun. Dalam usulan kami, sebanyak 251 guru diajukan untuk mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG)."
Dalam usahanya untuk mengatasi kekurangan guru, Nurhadi juga menyoroti kebutuhan tenaga pengajar dalam jurusan prakarya.
"Saat ini, terdapat 7 orang guru prakarya yang belum terakomodir. Kami telah mengusulkan agar mereka dapat ditampung dan diajukan kembali sebagai solusi untuk mengisi kekosongan ini," ungkapnya dengan nada prihatin.
Dalam upaya untuk mewujudkan pemerataan guru, Nurhadi mengakui bahwa langkah regruping menjadi salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan.
Baca Juga: 6 Cara Positif untuk Self Talk, Pernah Melakukannya?
Namun, dia juga mengkritisi keberlanjutan jumlah sekolah yang tidak produktif dan ketidakrelevanan jumlah guru yang mengajar di beberapa sekolah.
"Selama kita mempertahankan jumlah sekolah yang tidak produktif dan tidak mengatasi masalah ketidakterkaitan antara jumlah guru dengan kebutuhan sebenarnya, maka kerugian akan terus terjadi," tegasnya.
Terkait dengan jumlah honorer dapodik yang diusulkan untuk menjadi guru P3K, Nurhadi mengaku bahwa pihaknya belum dapat menganalisis kebutuhan secara mendalam.
"Saat ini, kita belum dapat menganalisis kebutuhan secara tepat. Namun, kami tengah bekerja keras untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dengan lebih baik dan mencari solusi yang efektif untuk mengatasi kekurangan ini," ungkapnya dengan nada kebingungan.
Dengan kondisi kekurangan guru yang terus berlanjut, Dindik Ponorogo berharap agar Kemendikbud segera memberikan kejelasan mengenai regulasi yang dibutuhkan dan memberikan solusi konkret untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga pengajar di Ponorogo.
Tanpa tindakan yang tepat, pendidikan di daerah ini akan terus terhambat dan dampak negatifnya akan terasa dalam jangka panjang
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL