Suara Ponorogo - Penangkaran burung merak semakin menarik perhatian di Ponorogo, Jawa Timur. Ryan Priya Handoko (38), seorang penangkar burung merak asal Desa Galak, Slahung, Ponorogo, berhasil mencuri perhatian banyak orang dengan keahliannya dalam merawat dan membesarkan burung merak.
Dalam wawancara dengan ponorogo.suara.com, Ryan berbagi kisah menarik dan pengalaman berharga yang ia dapatkan dari penangkaran burung merak.
"Saya sangat menyukai burung merak dan sudah menjadikannya sebagai hobi sejak tahun 2022. Tidak ada banyak kesulitan dalam merawat mereka, mereka memiliki pola makan yang mirip dengan ayam, dan perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan burung berkicau yang saya juga rawat," ungkap Ryan dengan semangat.
Ryan menceritakan bahwa perjalanan budidaya burung merak dimulainya setelah belajar dari seorang ahli di Madiun pada tahun 2022.
"Ketika saya berkunjung ke Madiun, saya belajar merawat dan membesarkan burung merak dari seorang pakar. Saya sangat terpesona dengan keindahan burung merak, terutama ketika mereka membuka sayap mereka yang indah. Itu membuat saya ingin memiliki burung merak sendiri di rumah," tambahnya.
Ryan juga bercita-cita untuk menciptakan wisata edukasi di desanya di masa depan. "Saya berharap bisa menciptakan wisata edukasi di desa saya, agar orang-orang dapat belajar dan menghargai burung merak. Saya ingin berbagi pengetahuan dan kecintaan saya terhadap hewan-hewan ini," kata Ryan penuh antusiasme.
Sementara itu, pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur Wilayah I Madiun menjelaskan bahwa proses perijinan penangkaran burung merak bukanlah hal yang sulit.
Pihak BKSDA siap mendukung masyarakat yang berkeinginan untuk membuka penangkaran burung merak, terutama di Ponorogo, di mana burung merak merupakan bagian dari kebudayaan yang wajib dilindungi dan dilestarikan untuk mencegah kepunahan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat yang ingin membuka penangkaran burung merak agar berkonsultasi dengan kami. Kami pasti mendukung upaya tersebut," ujar Agustius.
Baca Juga: Sindir UMP Jateng di Kepemimpinan Ganjar Masih di Bawah Rp 2 Juta, PKS: Ini Gubernur Luar Biasa
Namun, Ia menekankan bahwa penangkar tidak diizinkan untuk menjual burung merak yang dilindungi ini. Oleh karena itu, BKSDA akan terus melakukan pengawasan dan kontrol terhadap penangkaran ini.
"Yang dapat dijual hanyalah turunan burung merak seperti F2, yang bulunya rontok secara alami. Namun, hal ini juga membutuhkan izin yang ketat dari pemerintah," jelasnya.
Undang-undang yang berlaku menyatakan bahwa burung merak dilindungi oleh beberapa peraturan, termasuk UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Dengan semangat dan kecintaannya terhadap burung merak, Ryan Priya Handoko berharap penangkaran burung merak di Ponorogo akan terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi serta melestarikan keberadaan burung merak sebagai salah satu kekayaan alam Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang