SUARA PONOROGO - Sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo menghadapi situasi yang memprihatinkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023/2024, dengan tidak mendapatkan satu pun siswa yang mendaftar. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan yang mendalam di kalangan pendidikan setempat.
Bahkan, ada laporan bahwa salah satu kepala sekolah sampai menangis, menghadapi kegagalan sekolahnya dalam menarik minat calon siswa.
Terkait dengan keadaan ini, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Nurhadi Hanuri, mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.
Ia menyebutkan bahwa salah satu faktor penyebab minimnya pendaftar di SDN adalah suksesnya program Keluarga Berencana (KB) yang mengakibatkan menurunnya angka kelahiran.
Menurut Nurhadi Hanuri, rendahnya angka kelahiran berdampak pada jumlah calon siswa yang masuk SDN.
Namun, pernyataan tersebut langsung direspons oleh Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, yang menolak klaim tersebut.
Dwi Agus Prayitno menyatakan bahwa alasan Dindik Ponorogo mengaitkan penurunan jumlah siswa di SDN dengan suksesnya program KB adalah tidak berdasar.
Menurutnya, data dari Dispendukcapil menunjukkan bahwa angka kelahiran pada tahun 2016, yang saat ini diserap sebagai pelajar ditingkat sekolah dasar sebenarnya mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Dalam data Dispendukcapil, tahun 2016 mencatat angka kelahiran sebanyak 11.485 orang, yang mengalami kenaikan dari tahun 2015 yang sebanyak 11.303 orang," tegas Dwi Agus Prayitno.
Baca Juga: Horor! Ada Tangan Misterius Tiba-Tiba Nemplok di Bahu Hyunjae The Boyz
Wakil Ketua DPRD Ponorogo ini juga menyatakan keprihatinannya atas minimnya minat masyarakat terhadap SDN di Ponorogo.
Hal ini terbukti dari 547 sekolah yang tidak berhasil memenuhi kuota penerimaan siswa atau pagu.
Ia berpendapat bahwa seharusnya SDN terus mengalami peningkatan jumlah siswa, mengikuti terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) nomor 37 tahun 2022 yang diharapkan mendorong peningkatan kualitas dan daya saing sekolah negeri.
Semoga, dengan perhatian yang lebih intensif terhadap masalah ini, SDN di Ponorogo dapat pulih dari tantangan yang dihadapinya dan memberikan pendidikan berkualitas bagi generasi mendatang.
Berita Terkait
-
Heboh! Pria Tertabrak KA Majapahit di Ngawi, Tubuhnya Hancur! KAI Mengingatkan, Keselamatan Harus Jadi Prioritas Utama!
-
Kasus Begal Payudara di Ponorogo: Polisi Bergerak Cepat untuk Tangkap Pelaku!
-
Kerahkan 400 Personel: Pengamanan Suro di Perbatasan Ponorogo - Madiun Berhasil Putar Balik Pergerakan Massa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Tak Dijemput Maung Garuda, Ini Dia Mobil Berpelat 'Indonesia' di Pulau Miangas yang Dipakai Prabowo
-
Novel "Nyala yang Tak Pernah Padam": Saat Luka Tidak Membuatmu Menyerah
-
Apa Itu Makeup Wudhu Friendly? Pahami Maknanya agar Ibadah Tetap Sah
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Geger Warga Lawan Narkoba, usai Rohil Kini Rumah Bandar Sabu di Rohul Dibakar
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
-
Urutan Sheet Mask dalam Skincare Malam, Sebelum atau Sesudah Moisturizer?
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya