Suara Ponorogo - Ragam elemen masyarakat Ponorogo, mencakup para pengusaha, seniman, mahasiswa, hingga pejabat negara, bergabung dalam sebuah perhelatan istimewa bernama Reog Street Carnival.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25-26 Agustus 2023 di Jalan Hos Cokroaminoto dengan diikuti 300 seniman Ponorogo.
Aan Widan Ahsani, yang merangkap sebagai Ketua Panitia Reog Street Carnival 2023, mengungkapkan tujuan utama di balik penyelenggaraan acara ini.
Menurutnya, event ini dirancang dengan niat mendorong potensi wisata di Ponorogo yang amat kaya akan nilai budaya. Salah satu inti pertunjukan yang akan tampil adalah Jathil Lanang.
Dalam penjelasannya, Aan menjelaskan bahwa Jathil Lanang memiliki keterkaitan erat dengan tradisi pagelaran reog yang telah diakar sejak zaman dahulu.
Oleh sebab itu, kehadiran penampilan Jathil Lanang ini juga akan diartikan sebagai upaya pendidikan kepada masyarakat bahwa penari Jathil tak selalu sama seperti sekarang.
Terdapat beberapa variasi dalam penampilan Jathil Lanang, seperti Jathil Obyok dan Jathil Pentas yang memperlihatkan perbedaan karakteristik masing-masing.
"Perhatian utama dari perhelatan ini tertumpu pada pengangkatan Jathil Lanang, mengingat Jathil dulunya sangat erat dengan dominasi laki-laki," tambah Aan.
Dia juga menambahkan bahwa dalam acara ini, pihak penyelenggara akan mengundang sebanyak 1000 warok untuk menikmati makanan sate. Acara ini diatur berlangsung sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, menciptakan suasana yang kian meriah.
Baca Juga: Pelajar Indonesia yang Tewas di Jepang Ternyata Berasal dari Padang Pariaman
Namun demikian, meski dihadirkan dengan konsep yang megah, tidak terelakkan bahwa beberapa kendala muncul dalam pelaksanaan event ini.
Menurut alumnus dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo ini, salah satu hambatan yang dirasakan adalah dalam hal komunikasi.
Hal ini dikarenakan keterlibatan berbagai pihak dan sumber daya yang beragam dalam rangkaian pagelaran Reog Street Carnival ini.
"Kendala terutama dirasakan dalam aspek komunikasi karena melibatkan berbagai pihak. Namun, kami telah berhasil mengatasi hambatan tersebut dengan baik," ungkap Aan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kerja Bagai Kuda tapi Hidup Tetap Sama? Menelusuri Retaknya Meritokrasi di Indonesia
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Gak Cuma Enak Dimakan, Ini 5 Face Wash Stroberi yang Bikin Kulit Glowing!
-
5 Urutan Skincare Pagi Hari Pakai Day Cream untuk Cegah Penuaan Dini
-
5 City Car Bekas di Bawah Rp100 Juta Paling Layak Beli di 2026, Irit dan Anti Rewel
-
Viral Ratusan Warga Panipahan Rohil Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba
-
Tragis! Seorang Pria Tewas Dianiaya di Madina, 6 Orang Jadi Tersangka
-
Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket
-
5 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Cegah Penuaan Dini, Wajah Bersih dan Cerah