SUARA PONOROGO - Sindikat perdagangan narkoba yang menyasar pelajar di Kabupaten POnorogo, berhasil di Bongkar aparat kepolisian Polres Ponorogo.
dalam ungkap kasus tersebut, petugas mengamankan 9 tersangka yang terlibat dalam perdagangan Narkoba jenis Pil leksotan jenis Double L dan sabu-sabu
dalam ungkap kasus, salah satu tersangka merupakan Ibu muda yang berstatus Janda bernama Siti Julaiqah (28) alias Konyil, yang telah menjalankan bisnis haram ini selama hampir 2 bulan.
Menurut Polisi, sindikat ini mampu menjual antara 100 hingga 200 butir pil Leksotan jenis Double L dalam seminggu.
Harganya sekitar Rp100.000 per paket. Yang lebih mengkhawatirkan, pembeli narkoba ini rata-rata adalah pelajar sekolah dan mahasiswa.
Operasi ini berhasil mengamankan sedikitnya 16.000 butir pil Double L dan sabu-sabu seberat 0,39 gram.
Konyil, salah satu tersangka mengakui bahwa banyak anak remaja yang menjadi pembelinya, seringkali melalui pesan WhatsApp.
"pembelinya rata rata pelajar, cara beli cukup pesan via WA" ungkapnya
Kapolres Ponorogo, AKBP Wimboko, menjelaskan bahwa konsumen narkoba jenis ini berusia antara 16 hingga 23 tahun, termasuk pelajar.
Baca Juga: Mulai Diremehkan, Level Timnas Indonesia U-23 Disebut Kalah Jauh dengan Vietnam
"Operasi ini berhasil mengamankan barang-barang berbahaya ini dan diperkirakan bisa menyelamatkan sekitar 7.500 jiwa" tegasnya
Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun atau denda sebesar 1 miliar.
Operasi ini diharapkan akan membantu mengurangi peredaran narkoba di Ponorogo dan menyelamatkan banyak nyawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan