- Seorang mahasiswa Indonesia di Malaysia dikasihani dan diberi es krim gratis oleh warga lokal karena dikira sedang berhemat akibat ekonomi negaranya susah.
- Kisah yang dibagikan di platform Threads ini viral dan memicu diskusi warganet mengenai stereotip terhadap kondisi ekonomi serta kesejahteraan WNI di luar negeri.
- Sejumlah warganet turut membagikan pengalaman miris serupa, mulai dari mendapat diskon khusus di Singapura hingga pandangan rendah yang sering diterima WNI di Malaysia.
Suara.com - Sebuah kisah unik sekaligus menggelitik dibagikan oleh seorang pengguna platform Threads dengan akun @iyostini pada Kamis, 11 Juni 2026.
Putrinya yang sedang menempuh kuliah di Kuala Lumpur, Malaysia, menceritakan pengalamannya dikasihani oleh warga lokal hanya karena kedapatan berbagi satu es krim berdua dengan temannya di sebuah minimarket.
Kejadian bermula saat mahasiswa tersebut dan rekannya memutuskan membeli satu es krim berukuran cukup besar untuk dinikmati bersama selepas makan siang di kantin kampus.
Namun, aktivitas santai mereka menarik perhatian seorang warga lokal yang terus memperhatikan mereka.
"Dia (warga Malaysia) deketin kita terus nanya. 'You pelajar?', 'Ya.', 'asal mana?', 'Jakarta. Dia langsung bilang, 'Oh... kesian negara awak, ekonomi tengah susah ya'," tulis akun @iyostini menceritakan dialog putrinya.
Warga lokal tersebut sempat pergi sejenak, namun tak lama kemudian kembali dengan membawa satu es krim baru yang masih tersegel.
"Ini buat awak," ujarnya seraya memberikan es krim tersebut secara cuma-cuma sebagai bentuk belas kasihan.
Meskipun merasa lucu dan heran, mahasiswa tersebut menerima pemberian tersebut dengan senang hati karena menyadari niat baik sang warga lokal yang mengira mereka sedang berhemat.
Unggahan tersebut langsung viral dan memicu diskusi di kalangan warganet mengenai bagaimana citra ekonomi dan kesejahteraan warga negara Indonesia (WNI) dipandang oleh negara-negara tetangga.
Baca Juga: Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit
"Antara lucu dan gemas sih kak, se-miskin itu kah negara kita di pandang mereka ? Tapi sekarang ini iya lagi hahaha," tulis pemilik akun @iyostini menanggapi komentar warganet.
Beberapa warganet juga menceritakan pengalaman serupa yang tidak kalah miris saat berada di luar negeri.
Salah satu pengguna menceritakan pengalaman suaminya di Changi, Singapura, yang mendapatkan diskon khusus setelah menunjukkan paspor Indonesia.
"Penjaga toko berkata, 'you bawa paspor Indonesia kuberi diskon 25 persen, karena i know ekonomi negaramu sedang tidak baik'. Pertamanya beliau senang namun sekaligus merasa miris... betapa negara kita yang sejatinya kaya dianggap miskin sampai ada diskon khusus utk WNI," curhat akun @meg***.
Warganet lain juga menambahkan keluhannya mengenai pandangan stereotip terhadap pekerja Indonesia di Malaysia.
"Di Malaysia, saya tak pernah mengaku kalau WNI. Sebab akan dipandang rendah... Kalau WNI datang ke Malaysia selalunya jadi pembantu," tulis akun @kha***.
Berita Terkait
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di AFF 2026, Kenapa?
-
Review Boboiboy Movie 2: Definisi Masterpiece Animasi yang Melampaui Ekspektasi!
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian