SUARA PONOROGO - Kekeringan yang parah melanda Dukuh Sukun di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, telah memicu respons cepat dari Satlantas Polres Ponorogo.
Dalam rangka peringatan HUT Lantas ke-68, petugas nekat mendatangi kampung terpencil yang terletak di dalam hutan kayu putih Ponorogo, yang memiliki akses terjal dan berbatuan.
Petugas menghadapi kendala besar saat berusaha mencapai lokasi kejadian yang terletak jauh di dalam hutan yang sulit dijangkau.
Jalur menuju lokasi sangat curam dan berbatuan, membuat perjalanan mereka menjadi tantangan tersendiri.
Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Affan Priyo Wicaksono, menjelaskan, "Kami dari Polres Ponorogo mengadakan bakti sosial dalam rangka HUT Lantas ke-68. Kami memberikan bantuan air bersih kepada warga yang memerlukan di Desa Sidoharjo, serta tandon penyimpanan air bersih” jelasnya
Penduduk Desa Sidoharjo, terutama yang tinggal di Dukuh Sukun, sangat merasakan dampak dari kekeringan ini. Salah seorang perangkat desa, Mislan, mengungkapkan,
"Bantuan ini sangat membantu warga sekitar. Dusun Sukun di Sidoharjo terletak di paling barat dan sangat terpencil. Kami sangat memerlukan pasokan air bersih, terutama selama musim kemarau."
Ia juga menambahkan, "Kekeringan adalah masalah yang kami hadapi setiap tahun selama musim kemarau. Kami hanya memiliki satu sumber air dari sungai, dan itu pun semakin berkurang setiap harinya"
Dalam upaya untuk mengatasi masalah kekeringan yang berulang, perangkat desa berharap agar komunikasi antara mereka dan Polres Ponorogo dapat terjalin dengan baik, sehingga bantuan air bersih dapat didorong setiap kali dibutuhkan.
Baca Juga: Sidang Vonis Ditunda, Keluarga Angela Menanti Hukuman Mati untuk Ecky Listiantho
Dalam aksi penggalangan dana ini, Satlantas Polres Ponorogo berhasil menyediakan 3000 liter air bersih untuk membantu warga Desa Sidoharjo yang tengah dilanda kekeringan.
Kekeringan yang melanda Dukuh Sukun di Desa Sidoharjo menjadi contoh kerjasama dan kepedulian dalam mengatasi masalah lingkungan yang mendesak di daerah terpencil. Semoga bantuan ini dapat membantu warga Desa Sidoharjo bertahan selama musim kemarau yang berat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Ratusan Amunisi Senjata Api Disita dari Bandar Narkoba di Riau