Suara Ponorogo - Badan Pangan Nasional (BAPANAS) turun gunung dengan melakukan inspeksi mendadak atau sidak di pasar Ponorogo. Mereka memantau harga dan ketersediaan pangan yang saat ini menjadi perhatian utama.
Sejumlah pedagang di pasar Ponorogo disambangi satu persatu oleh petugas gabungan dari BAPANAS. Dari kios beras, minyak, hingga los daging, semuanya dipantau ketat oleh petugas yang bertugas.
Tujuan utama dari inspeksi ini adalah untuk memantau harga dan ketersediaan pasokan pangan di pasar, daya beli masyarakat dan yang terpenting keamanan bahan pangan
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BAPANAS, Andriko Noto Susanto, menyatakan bahwa harga beras di Ponorogo terbilang stabil.
Meskipun cukup mahal, dengan kisaran dua belas ribu per kilogram, harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia yang mencapai tiga belas ribu per kilogram.
Selain ketersediaan dan harga, keamanan pangan juga menjadi perhatian utama bagi BAPANAS. Beberapa sampel makanan diambil untuk diuji kadar pestisida dan bahan kimia lainnya.
Hasil uji mayoritas sampel berada dalam batas aman konsumsi, memastikan bahwa pangan yang beredar di pasar Ponorogo aman dari cemaran kimia dan biologi.
Deputi Andriko Noto Susanto mengungkapkan, "Pangan itu selain harus terjangkau dari sisi harganya juga harus aman dari cemaran kimia dan biologi. Tidak boleh ada kimia berlebihan, tidak boleh ada formalin. Karena bahan yang tidak aman itu bukan makanan. Oleh sebab itu, kita menjaga dengan cara menstandarisasi di pasar tradisional dengan membangun pos pantau keamanan pangan." tegasnya, Kamis (13/10/23)
BAPANAS berharap bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus aktif dalam menjaga kesehatan dan keamanan pangan di pasar tradisional Ponorogo melalui Posko Kesehatan Pangan. Hal ini penting untuk memastikan pasokan pangan yang aman dan terjangkau bagi masyarakat setempat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target