Suara Ponorogo – Kabar mengenai satu desa di wilayah barat Kabupaten Ponorogo yang belum membayar pajak dalam jumlah yang cukup besar telah mencuri perhatian.
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo, Indra Priyadi, secara langsung mengungkapkan situasi ini. Meskipun namanya tidak disebutkan, satu desa ini telah menunggak pajak dalam jumlah yang mencapai puluhan juta rupiah.
"Satu desa ini terbilang sangat bandel. Meskipun telah mendapatkan berbagai konsultasi dan kunjungan dari petugas pajak, pembayaran pajak belum juga diterima," ungkap Indra.
Indra bahkan harus turun langsung ke balai desa tersebut untuk berbicara dengan perangkat desa yang memiliki keterlambatan pembayaran pajak.
Mereka telah berkomitmen untuk melunasi tunggakan pajak mereka sebelum 31 Desember 2023 mendatang.
"Harus diingat bahwa pembayaran pajak adalah kewajiban kepada negara dan akan kembali sebagai dana untuk desa," tambahnya.
Menurut Indra, desa ini belum membayar pajak sebesar 30 juta rupiah, yang merupakan bagian dari pendapatan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun sebelumnya.
Setelah pertemuan dengan petugas pajak, desa tersebut berkomitmen untuk melunasi pajak secara bertahap, dengan jumlah kurang lebih 20 juta rupiah yang harus dibayarkan sebelum 31 Desember 2023.
Namun, jika desa tersebut tidak memenuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan, Indra telah mengusulkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: 8 Shopee Express Terdekat Malang, Lengkap dengan Jam Operasional
Bahkan, tindakan penyitaan aset desa, seperti yang pernah terjadi di Kabupaten Pacitan tahun sebelumnya, tidak dikecualikan.
Pengelolaan pajak yang bijak adalah tanggung jawab bersama, dan harapannya adalah desa ini dapat segera memenuhi kewajibannya terhadap negara dan masyarakat setempat
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak