Seorang pengguna Facebook bernama Valentino Dimas Aditya,menyampaikan unek-uneknya soal kehadiran anak-anak kecil dan bayi yang hadir di ruangan teater bioskop. Menurut Valentino, kehadiran mereka yang menimbulkan suara berisik, mengganggu kenyamanan menonton. Apalagi, para anak kecil dan bayi tersebut dibawa orang tuanya untuk menonton film yang tidak sesuai usia mereka.
"Minggu lalu gw dan Mega ngeKaren ke XXI. Sebabnya simpel, gw tuh kesel hampir setiap kali nonton gw terganggu. Terganggu ama bocil2 berisik yang nonton film di bawah usianya lah, terganggu ama bayi2 yg dimasukkin ortunya dan nangis di dalem bioskop lah, dan gangguan2 lainnya," tulis Valentino dalam sebuah postingan Facebook pada Sabtu, 9 Juli 2022.
Ia mengeluhkan aturan ketat di bioskop seperti larangan membawa makanan dan minuman dari luar. Namun, menurutnya ketika mematuhi larangan tersebut, penonton pun masih tak nyaman lantaran harus mendapat gangguan-gangguan tersebut di atas.
"Kita sama2 tau, nonton tuh gak murah. Kita beli tiket udah mahal, beli makanan juga mahal. Udah gitu ada aturan ajaib dari bioskop yang melarang kita bawa makanan dari luar. Karena kita bayar mahal, otomatis kita expect kenyamanan. Tapi sayangnya yg kita dapetin malah gangguan2 yang udah gw jelaskan di atas," lanjutnya.
Alhasil, ia lantas nekat melanggar larangan tersebut dengan membawa makanan dan minuman dari luar ke dalam bioskop. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk protes lantaran hak kenyamanan menonton yang tidak bisa ia dapatkan.
"Oke, jadi sebagai bentuk protes, gw akan melanggar larangan yang mereka bikin sendiri yaitu membawa makanan dan minuman ke dalam bioskop," ujarnya.
Upaya protesnya tak mulus. Ia mendapat halangan dari pihak keamanan. Sebab, biar bagaimanapun juga, aturan adalah aturan dan harus ditegakkan.
"Seperti yang udah diduga, gw disetop ama satpam dan diminta untuk menyerahkan minuman gw. Tapi karena kita udah bertekad mau protes, maka gw menolak untuk menyerahkan minuman gw. Sampe dalem bioskopnya, kita diperlakukan kayak kriminal semua security nge-HT satu sama lain dan ngeliatin kita ke mana2," sambungnya.
Teguran keras diberikan oleh salah satu petugas. Namun, ia tetap kekeuh dengan pendiriannya.
Baca Juga: Viral Unggahan Protes Orangtua Bawa Anak ke Dalam Bioskop, Ramai Tuai Komentar Warganet
"Salah satu security (atau kepalanya?) nyamperin kita negur bahwa kita mesti nitipin minumannya. Gw bilang gak mau, "Kenapa cuma yg bawa makanan yg ditegur? Kenapa ibu2 yg bawa bayi dan anak di bawah umur gak ditegur dan dihadang?" Lucunya, dia jawab "Ya mereka sudah ditegur tapi mereka tetap ngotot" "Yaudah sama, saya juga ngotot mas"," kisahnya.
Ia pun akhirnya meminta dipertemukan dengan manager bioskop. Namun, jawaban dari pihak bioskop tidak memuaskannya.
"Karena gak ada titik temu, akhirnya gw keluarin jurus Karen, gw minta dipanggilin managernya.
Gw jelaskan semua yang gw pikirkan ke managernya, bahwa gw terganggu dan gak pengen lagi ada bayi ato anak di bawah umur yg masuk teater. Dari obrolan kita, gw coba rangkum beberapa poin penting ya:
1. Batas usia menurut XXI adalah HIMBAUAN untuk ORTU. Apakah boleh anak kecil menonton film dewasa? XXI gak melarang karena itu adalah tanggung jawab ortunya.
2. Bayi yang masuk ke dalam teater itu tidak dihadang. Tapi penonton berhak protes bila merasa terganggu. Yang mana menurut gw ini konyol karena manggil petugas itu wasting a few minutes.
3. Sudah ada kejadian orang tua ditegur, tapi mereka ngotot dan akhirnya pihak bioskop tidak bisa apa2 lagi. Gak kalah konyolnya.
4. Ketika penonton masuk membawa makanan dan minuman dari luar, yang kena penalti adalah security. Luar biasa konyol," tulisnya panjang lebar.
Ia lantas, dalam postingannya, menyebut bahwa dirinya memberikan ultimatum kepada pihak bioskop.
"Dari poin2 tersebut, saran atau bisa dibilang ultimatum gw ke pihak XXI adalah:
1. Ortu yg bawa bayi sudah seharusnya dihadang di depan, sama seperti penonton yg bawa makanan. Kalau sampai lolos, security juga harus kena penalti (yang mana konyol sih, harusnya managernya. Tapi apa boleh buat).
2. Gw akan terus membawa makanan dan minuman dari luar, sampai gw benar2 yakin tidak ada lagi kenyamanan gw nonton yg terganggu.
Menurut gw, protes tidak akan ada hasilnya, selama tidak ada konsekuensinya. Budayakan bawa makanan dan minuman dari luar, buat menekan pihak XXI agar memberi kita experience yang nyaman dalam menonton film favorit kita ," tutupnya.
Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak bioskop tersebut. Sementara itu, postingan Valentino di Facebook ini sudah dikomentari 141 kali dan dibagikan lebih dari 4 ribu kali.
Untuk Koko Valentino, saya salut dengan anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Profil PT Indospring Tbk, Ini Sosok Pemiliknya
-
22 Kode Redeem FC Mobile 24 Februari 2026, Menanti Maradona Hingga Johan Cruyff
-
EVANGELION Kembali, Studio Khara dan CloverWorks Garap Seri Anime Baru
-
Hukum Menukar Uang Baru Jelang Lebaran, Benarkah Riba? Begini Penjelasan Ulama
-
Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?