/
Kamis, 14 Juli 2022 | 23:02 WIB
suara.com

Poptren.suara.com - Viral di Twitter obat tidur chloroform atau obat bius untuk pemerkosaan dijual online di E-Commerce Lazada, ahli farmasi UGM (Universitas Gadjah Mada) ingatkan bahaya obat bius bisa menyebabkan koma.

Ahli Farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Apt. Zullies Ikawati, menjelaskan obat bius ini bekerja dengan cara menekan sistem saraf pusat, sehingga bekerja dengan cepat.

"Jadi emang aslinya ini obat bius, kalau berlebihan bius itu menekan sistem saraf pusat, itu kalau terhadap bisa pingsan koma," ujar Prof. Zullies saat dihubungi suara.com, Kamis (14/7/2022).

Mirisnya, ia mengungkap bahwa obat bius ini oleh tenaga kesehatan sudah tidak diberikan kepada manusia, melainkan hanya dimanfaatkan oleh para peneliti dan ilmuwan untuk percobaan kepada hewan.

"Kadang kita gunakan di laboratorium untuk membius hewan percobaan," jelasnya.

Bahkan menurut Prof. Zullies, para peneliti kerap menggunakan chloroform sebagai pelarut. Inilah sebabnya obat bius ini sudah dimasukkan dalam kategori bahan kimia.

"Untuk laboratorium, kadang kita juga pakai sebagai pelarut, mensekresi tanaman atau apa. Jadi pelarut sebetulnya, jadi sama seperti alkohol, etanol, jadi sifatnya sangat mudah menguap, tapi punya efeknya bius," tutup Prof. Zullies.

Sebelumnya, viral di Twitter obat tidur untuk pemerkosaan dijual bebas di e-commerce Lazada, yang dilengkapi review pembeli dilengkapi video tidak senonoh di kolom komentar menuai kecaman netizen.

Baca Juga: Tembus Perempat Final Singapore Open 2022 Anthony Ginting Memeluk sang Pelatih

Load More