Poptren.suara.com - Kosmetik dan kaum perempuan adalah satu hal yang sulit dipisahkan. Oleh karena itu perlu untuk mengetahui kandungan dan manfaat kosmetik yang di kenakan. Sejumlah kosmetik yang beredar di pasaran, tidak menutup kemungkinan mengandung merkuri yang berbahaya untuk kulit dan kesehatan.
Jangan sampai kosmetik yang kita gunakan mengandung bahan yang berbahaya, sehingga tujuan kita untuk mempercantik wajah tetapi justru berdampak sebaliknya. Apa itu merkuri? Berikut penjelasannya.
1. Pengertian Merkuri
Merkuri merupakan logam berat yang memiliki wujud cair berwarna putih perak dan mudah menguap apabila berada di suhu ruangan.
Dalam kehidupan sehari-hari, merkuri sering digunakan sebagai bahan tertentu yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari namun jumlah pemkaiannya harus dibatasi.
Beberapa contoh bahan merkuri yang sering digunakan dalam kehidupan sehar-hari diantaranya :
- bahan pembuatan bola lampu
- bahan pembuatan alat penambal gigi
- bahan campuran untuk membeuat termometer dan lain sebagainya.
2. Bahaya merkuri untuk tubuh
Merkuri merupakan unsur kimia yang mengandung bahan beracun berbahaya dan dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti berkurangnya fungsi otak, menipisnya lapisan kulit, merusak ginjal hingga turunnya daya tahan tubuh. Masalah kesehatan ini akan muncul jika menghirup udara yang tercemar merkuri, memakai produk yang mengandung merkuri, serta menelan makanan atau produk dengan merkuri.
Baca Juga: Ikan dan Seafood Mengandung Merkuri, Bolehkah Tetap Mengonsumsinya?
3. Ciri-Ciri kosmetik bermerkuri
- tidak mempunyai nomor registrasi yang terdaftar di BPOM
- tekstur krim cenderung kasar
- produk dengan memakai merkuri akan beraroma seperti belerang, mempunyai bau logam yang menyengat.
- tekstur pada cream sangat lengket, untuk mengelabui konsumen, produsen akan menambahkan bedak dingin agar testurnya lebih encer
- saat produk dipakai, tidak akan menyatu dengan kulit. Hal ini disebabkan, produk yang memakai merkuri tidak bisa bercampur dengan minyak alami kulit.
Tips yang perlu diperhatikan ketika menggunakan krim kosmetik dengan aman.
- baca label informasi produk sebelum membeli
- ikuti aturan dan peringatan pada produk kosmetik
- mencuci tangan sebelum memakai produk kosmetik
- tidak berbagi kosmetik dengan yang lain
- jaga wadah agar selalu dalam keadaan tertutup sehabis pakai
- lindungi produk dari suhu ektrem
- jangan gunakan produk apabila terjadi perubahan warna atau bau
Semoga bermanfaat !
Sumber : suara.com
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Dahulu Direndahkan, Calvin Verdonk di Ligue 1 Kini Dipuji Habis-habisan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
Sinopsis They Will Kill You: Terjebak Ritual Sekte di Gedung Pencakar Langit
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Rekam Jejak Mentereng Emilia Achmadi Ahli Gizi Timnas Indonesia, Senjata Baru Era John Herdman
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen