Poptren.suara.com - Bagi sejumlah orang, terutama kaum perempuan, kuku bisa jadi penunjang penampilan. Sehingga tak jarang kuku diberi cat tertentu agar terlihat lebih menarik dan cantik.
Ada kalanya, warna cat kuku ingin diganti atau sekadar dihapus. Untuk menghilangkan cat kuku alias kutek, tidak harus pergi ke salon maupun klinik kecantikan. Menghapus cat kuku dengan aman dan bersih bisa juga dilakukan sendiri di rumah dengan alat-alat sederhana.
Berikut tips membersihkan cat kuku sendiri di rumah berdasarkan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Kulit dan Kelamin. Simak Bestie !
1. Oles tipis petroleum jelly pada setiap kutikula dan kulit sekitar untuk melindungi kulit terkena aseton.
2. Siapkan potongan kapas yang telah dibasahi aseton sebelumnya sesuai dengan ukuran tiap kuku. Hal ini tentu saja untuk menghindari risiko kontak kulit dengan aseton.
3. Letakkan potongan kapas aseton di atas permukaan. Bila diperlukan bungkus kuku dengan plastik wrap selama 10 menit, hindari membungkus terlalu ketat.
4. Hapus cat kuku secara lembut menggunakan handuk hangat. Hindari menggosoknya terlalu kuat dan jangan mengenai kulit sekitar.
5. Cuci tangan dan kaki menggunakan air mengalir dan sabun lembut untuk menghilangkan sisa aseton. Keringkan menggunakan handuk.
6. Oleskan pelembab, misalnya dengan petroleum jelly. Oles pelembab secara perlahan pada kutikula dan kulit sekitar kuku minimal selama tujuh hari untuk mencegah risiko iritasi karena aseton.
Perlu diingat, harus selalu berhati-hati selama penggunaan aseton. Dikutip dari Alodokter, aseton atau propanon termasuk cairan kimia yang sangat mudah menguap, tidak berwarna, dan mudah terbakar bila terkena api.
Selama menggunakannya untuk menghapus cat kuku, usahakan jangan sampai terkena kulit. Karena aseton dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang menyebabkan warna kemerahan, kering, dan tampak pecah-pecah.
Apabila terlanjut terpapar aseton, disarankan untuk segera mencuci area kulit yang terkena aseton selama 10–15 menit dengan air mengalir dan oleskan pelembap untuk mencegah kulit menjadi kering.
Selain untuk menghapus cat kuku, cairan tersebut juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Dalam sektor industri tekstil, aseton juga digunakan sebagai campuran untuk menghilangkan getah dari sutra dan lemak dari wol.
Baca Juga: Lebih Baik Mana, Mewarnai Kuku Pakai Kuteks atau Bahan Tradisional?
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?