/
Senin, 18 Juli 2022 | 07:15 WIB
suara.com

Hal tersebut disebabkan oleh metode penggorengan menggunakan minyak yang banyak, menghasilkan lemak trans atau jenis lemak yang dapat meningkatkan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dan menurunkan kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL).

4. Minuman soda dan jus kemasan

Penyakit jantung selalu berkaitan dengan makanan berlemak, padahal makanan dan minuman manis tak kalah berbahaya. Para ahli mengatakan, gula tambahan sangat berbahaya karena bisa memicu obesitas, peradangan atau inflamasi, tingginya kadar kolesterol dan risiko diabetes. Semua itu menjadi faktor-faktor yang bisa menyebabkan penyakit jantung.

Oleh sebab itu, gak cuma makanan manis saja yang perlu diwaspadai konsumsinya, tapi juga minuman manis. Diketahui, banyak penduduk Amerika yang sumber gula tambahannya justru bukan berasal dari makanan, melainkan dari minuman yang mereka konsumsi sehari-hari.

Berdasarkan data dari Pemerintah AS tahun 2011-2014, lebih dari 60 persen anak-anak, 54 persen pria dewasa, dan 45 persen wanita dewasa, minum minuman soda atau minuman manis lainnya setidaknya sekali dalam sehari.

Kamu juga perlu mewaspadai jenis jus dalam kemasan atau yang dijual di pasaran. Jus buah memang menyehatkan, selama tidak ditambahkan dengan pemanis. Sayangnya yang dijual di pasaran telah banyak menggunakan pemanis tambahan.

Nah, supaya jantung kamu terus sehat sampai tua nanti, harus mulai diupayakan dari sekarang! Di antaranya dengan menghindari sering-sering mengonsumsi jenis makanan dan minuman tadi.

Sumber : Yoursay.id

Good Luck !

Baca Juga: Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Load More