/
Senin, 18 Juli 2022 | 22:46 WIB
Kecelakaan maut di Cibubur (suara.com)

Poptren.suara.com – Dalam kecelakaan maut yang terjadi di Cibubur arah Cileungsi belasan orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Alternatif Transyogi-Cibubur, Kota Bekasi pada Senin (18/7).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengungkapkan berdasarkan catatan sementara dari peristiwa tersebut, sebanyak 11 orang meninggal dunia.

"Untuk sementara korban ada di Kramat Jati 11 orang meninggal dunia. Tapi, ini kita masih cek ulang. Akan kita cek kembali lebih lanjut identitas korban. Nanti kita libatkan tim Dokkes untuk melakukan pemeriksaan korban," katanya.

Ia mengaku pihaknya masih melakukan pendataan terhadap korban selamat dan meninggal dunia atas kecelakaan maut tersebut. "Kami sudah data yang meninggal dan kami akan cek kembali untuk korban-korban yang lain," katanya.

Diketahui satu unit truk tangki bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina (Persero) menabrak sejumlah motor dan mobil di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya Kapolsek Jatisampurna Iptu Santri Dirga mengatakan ada delapan orang korban meninggal akibat kecelakaan tersebut. "Iya, untuk sementara kurang lebih delapan orang yang meninggal, namun kami akan terus cek dan data melakukan pendataan sesuai perkembangan di lapangan," katanya. 

Polisi Amankan Supir dan Kernet Truk Pertamina 

Dalam kecelakaan maut yang terjadi polisi telah mengamankan sopir dan kernet truk Pertamina. Keduanya diamankan untuk diperiksa terkait insiden tersebut.

"Untuk sementara sopir kita amankan, sopir dan kernet," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: Pria Ini Bilang Surga Murah, Neraka Mahal

Hingga kini, kata Latif, pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan. Berdasar hasil penyelidikan awal total ada 10 sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Untuk sementara korban ada di Kramat Jati 11 orang meninggal dunia. Tapi ini kita masih akan cek ulang kembali, karena baru terjadi. Kita cek betul, identitas pun nanti akan kita cek nanti dengan melibatkan dokkes untuk melakukan pemeriksaan," katanya.

Sumber : Suara.com 
 

Tag

Load More