Poptren.suara.com – Dalam kecelakaan maut yang terjadi di Cibubur arah Cileungsi belasan orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Alternatif Transyogi-Cibubur, Kota Bekasi pada Senin (18/7).
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengungkapkan berdasarkan catatan sementara dari peristiwa tersebut, sebanyak 11 orang meninggal dunia.
"Untuk sementara korban ada di Kramat Jati 11 orang meninggal dunia. Tapi, ini kita masih cek ulang. Akan kita cek kembali lebih lanjut identitas korban. Nanti kita libatkan tim Dokkes untuk melakukan pemeriksaan korban," katanya.
Ia mengaku pihaknya masih melakukan pendataan terhadap korban selamat dan meninggal dunia atas kecelakaan maut tersebut. "Kami sudah data yang meninggal dan kami akan cek kembali untuk korban-korban yang lain," katanya.
Diketahui satu unit truk tangki bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina (Persero) menabrak sejumlah motor dan mobil di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebelumnya Kapolsek Jatisampurna Iptu Santri Dirga mengatakan ada delapan orang korban meninggal akibat kecelakaan tersebut. "Iya, untuk sementara kurang lebih delapan orang yang meninggal, namun kami akan terus cek dan data melakukan pendataan sesuai perkembangan di lapangan," katanya.
Polisi Amankan Supir dan Kernet Truk Pertamina
Dalam kecelakaan maut yang terjadi polisi telah mengamankan sopir dan kernet truk Pertamina. Keduanya diamankan untuk diperiksa terkait insiden tersebut.
"Untuk sementara sopir kita amankan, sopir dan kernet," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Senin (18/7/2022).
Baca Juga: Pria Ini Bilang Surga Murah, Neraka Mahal
Hingga kini, kata Latif, pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan. Berdasar hasil penyelidikan awal total ada 10 sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
"Untuk sementara korban ada di Kramat Jati 11 orang meninggal dunia. Tapi ini kita masih akan cek ulang kembali, karena baru terjadi. Kita cek betul, identitas pun nanti akan kita cek nanti dengan melibatkan dokkes untuk melakukan pemeriksaan," katanya.
Sumber : Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Syawal Gultom, Mantan Rektor Unimed Meninggal Dunia
-
Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
-
5 Motor Listrik Murah untuk Pekerja Gaji UMR, Hemat dan Anti Rewel
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
Mata Elang Berulah Kembali, Kini Viral Lagi Keroyok Warga Pekanbaru