Poptren.suara.com – Semua orang hamper pernah mengalami masalah tumit pecah-pecah atau bagian tumit yang retak.
Keadaan kaki kaya gini kadang bikin kita minder saat menggunakan sendal ataupun high heels.
Ternyata ada beberapa kasus, seseorang yang mengalami kulit pecah-pecah juga mendapatkan rasa sakit saat berdiri dan berjalan.
Ada beberapa penyebab utama tumit pecah-pecah.
Diantaranya seperti berdiri terlalu lama di lantai yang keras, menggunakan sandal dengan punggung terbuka, kapalan, obesitas, psoriasis, hingga eksim.
Trus gimana dong cara mengatasi tumit yang pecah-pecah?
Ada beberapa cara nih, yang bisa kamu lakukan saat di rumah agar kaki kamu terasa nyaman, tidak sakit, apalagi sampai berdarah.
1. Merendam kaki secara rutin
Cara pertama untuk mengatasi tumit pecah-pecah adalah dengan merendam kaki secara rutin. Anda dapat merendam kaki secara rutin setiap satu minggu sekali. Selain itu, tambahkan perasan lemon untuk membantu menyingkirkan sel-sel kulit kering. Rendam selama 10 menit dan gosok kaki dengan lembut.
Baca Juga: Belasan Orang Jadi Korban, Polisi Belum Tetapkan Status Supir Truk Pertamina
2. Menggosok kaki dengan batu apung
Anda juga dapat menggunakan batu apung untuk mengatasi tumit pecah-pecah. Caranya dengan menggosok pada area tumit yang pecah-pecah. Lakukan secara rutin untuk menghaluskan kulit yang kasar akibat kapalan.
Namun, khusus penderita diabetes dan neuropati, dilarang untuk menggunakan batu apung ini karena dapat menyebabkan infeksi. Untuk Anda yang punya masalah ini, sebaiknya hubungi dokter untuk perawatan lebih lanjut.
3. Menggunakan minyak kelapa
Minyak kelapa biasanya disarankan digunakan untuk kondisi kulit kering, eksim dan psoriasis. Minyak kelapa ternyata juga efektif digunakan untuk tumit pecah-pecah. Caranya adalah dengan menggunakan minyak kelapa setelah merendam kaki.
4. Menggunakan pelembab
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Pengungkapan Berantai, Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu di Solo Raya, Tiga Pengedar Diamankan
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Sinopsis Made in Korea Season 2: Kembalinya Hyun Bin, Jung Woo Sung, dan Woo Do Hwan
-
Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora