News / Nasional
Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.[Suara.com/Lilis]
Baca 10 detik
  • Menko PMK Pratikno menginstruksikan pemerintah daerah segera mengaudit dan memeriksa operasional seluruh taman penitipan anak di wilayah masing-masing.
  • Langkah ini diambil pemerintah menyusul maraknya kasus kekerasan terhadap anak di fasilitas daycare, termasuk di Yogyakarta dan Banda Aceh.
  • Pemerintah membentuk gugus tugas khusus untuk membenahi tata kelola perizinan, pengawasan, serta memperkuat regulasi demi perlindungan anak secara menyeluruh.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menginstruksikan seluruh pemerintah daerah (pemda) segera melakukan audit dan pengecekan terhadap operasional taman penitipan anak atau daycare di wilayah masing-masing.

Langkah ini diambil menyusul maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di fasilitas penitipan tersbut.

"Kami meminta kepada Pemda-Pemda yang lain untuk melakukan pengecekan tentang kondisi daycare yang ada di daerah-daerah masing-masing," ujar Pratikno dalam konferensi pers usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Kantor PMK, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Pratikno menjelaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan pembenahan tata kelola daycare secara menyeluruh, mencakup aspek perizinan hingga pengawasan lapangan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah membentuk gugus tugas untuk merumuskan kebijakan jangka pendek, menengah, dan panjang, serta memperkuat regulasi lintas kementerian.

Menko PMK juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menerapkan toleransi nol terhadap segala bentuk kekerasan di fasilitas pengasuhan anak.

"Kita wajib untuk memberikan perlindungan kepada anak, memberikan pengasuhan dan pendidikan yang sebaik mungkin," tegasnya.

Instruksi ini muncul setelah beberapa kasus kekerasan di daycare menjadi sorotan publik.

Di Yogyakarta, kepolisian telah menutup Daycare Little Aresha menyusul adanya dugaan penganiayaan anak.

Baca Juga: Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Selain itu, kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Daycare Baby Preneur Banda Aceh pada April 2026.

Pihak kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial DS dan memeriksa enam saksi terkait insiden tersebut.

Load More