/
Kamis, 21 Juli 2022 | 11:48 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (suara.com)

Poptren.suara.com – Wali Kota Depok Mohammad Idris ingin wilayahnya gabung dengan Jakarta setelah Ibu Kota Negara (IKN) rampung.

Mendengar hal itu Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat merepon gagasan itu.

Kang Emil tak mempersoalkan hal itu, baginya pernyataan itu lumrah. Ridwan Kamil menilai otonomi daerah dan lainnya merupakan produk dari kesepakatan sejarah.

“Yang namanya apa… celetukan, boleh-boleh aja. Semua ini kan adalah kesepakatan sejarah dan kesepakatan politik, ya,” kata Ridwan Kamil

Ridwan Kamil juga menceritaan tentang sejarah pemisahan Banten dari Provinsi Jabar. 

Sekitar tahun 1950-an, menurut Ridwan Kamil, Jakarta masuk dalam wilayah Jawa Barat. Namun karena alasan tertentu, Jakarta memisahkan diri sebagai Derah Khusus Ibu Kota.

“Dulu Jakarta adalah bagian Jawa Barat, kemudian tahun 1950-an Jakarta berpisah. Jadi setiap hal tersebut bisa dimaklumi,” tuturnya.

Ridwan Kamil pun menyarankan agar kepala daerah fokus menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Yang penting mah jangan dikit-dikit mencari solusi yang terlalu jauh gitu ya. Selesaikan permasalahan di wilayah masing-masing secara maksimal, supaya rakyat bisa merasakan bahwa solusinya ada pemimpin daerah masing-masing, tidak mengandalkan daerah lain,” kata Kang Emil.

Baca Juga: Bikin Malu! Mesum di Toilet, Kepala Sekolah Digrebek Warga

Sumber : Depok.suara.com

Load More