/
Minggu, 31 Juli 2022 | 03:00 WIB
ilustrasi kelompok belajar ([Pixabay.com/StarUpStockPhoto])

Mahasiswa selalu menghadapi tuntutan besar, dari pekerjaan, kehidupan sosial, hingga olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler, dan masih banyak lagi tuntutan dalam hal kemampuan siswa untuk fokus dan menjadi produktif.

Menurut Psychological Association, 80-95% mahasiswa sering menunda pekerjaannya. Faktor lain yang berkontribusi terhadap penurunan produktivitas di kalangan mahasiswa adalah kelelahan dan krisis keuangan, seperti kehilangan pekerjaan, sumber daya terbatas, dan mencoba menyeimbangkan tugas sekolah dengan menghasilkan cukup uang untuk menutupi pengeluaran.

Wabah virus corona telah memperburuk keadaan, dengan peralihan mendadak ke pembelajaran jarak jauh menimbulkan tantangan bagi banyak mahasiswa. Dalam survei baru-baru ini, sekitar tiga perempat mahasiswa mengatakan pembelajaran online lebih sulit daripada pembelajaran langsung, dengan alasan ketidakmampuan untuk tetap termotivasi.

Terlepas dari rintangan ini, mahasiswa dapat menggunakan serangkaian tips produktivitas untuk membuat mereka tetap fokus, positif, dan termotivasi di sekolah berikut ini.

1. Gunakan teknik pomodoro

Teknik populer ini dapat bekerja untuk siapa saja yang ingin memaksimalkan produktivitas mereka dengan mengubah tugas menjadi semacam permainan dengan waktu singkat yang terfokus. Strategi ini dinamai pengatur waktu dapur berbentuk seperti tomat (pomodoro dalam bahasa Italia) yang digunakan oleh pengembangnya, Francesco Cirillo, untuk membantunya menyelesaikan pekerjaannya.

Alat manajemen waktu mencakup langkah-langkah ini, yaitu :

- Atur timer selama 25 menit dan fokus pada satu tugas.
- Ketika "pomodoro" (sesi kerja 25 menit) berakhir, beri tanda centang di sebelah tugas pada selembar kertas.
- Beristirahatlah selama lima menit, lalu lanjutkan tugas itu atau mulai yang baru.
- Setelah empat pomodoro, istirahatlah lebih lama selama 15 hingga 30 menit.
- Jika ada tugas yang memerlukan lebih dari empat bagian waktu 25 menit, tugas tersebut harus dibagi menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan dapat ditindaklanjuti.

Dengan metode ini, penting juga untuk melacak gangguan dan menemukan cara untuk menghindarinya di masa mendatang.

Baca Juga: 4 Alasan Kamu Harus Berhenti Multitasking, Malah Tidak Produktif!

2. Buat daftar tugas yang dapat dikelola

Banyak orang merasa kewalahan atau kehilangan motivasi untuk menyelesaikan tugas ketika daftar tugas mereka terlalu panjang. Inilah sebabnya mengapa yang terbaik adalah membatasi dirimu pada 3-5 tugas yang dapat kamu selesaikan setiap hari.

Penting juga bagi kamu untuk memahami perbedaan antara tugas dan tujuan. Tugas adalah sesuatu yang dapat diselesaikan dalam sehari, seperti meninjau catatan kuliah untuk kelas bahasa Inggris atau berbelanja bahan makanan. Sebuah tujuan lebih besar dan biasanya lebih memakan waktu, seperti belajar bahasa atau membeli mobil baru.

3. Ubah lingkungan belajarmu

Dengan kelas terjadwal membuatmu mungkin terikat dengan rutinitas yang ditetapkan. Meskipun ini bisa terasa nyaman, terkadang otak dan tubuh kita membutuhkan perubahan pemandangan.

Beberapa orang menikmati belajar di ruang yang tenang tanpa banyak kebisingan dan gangguan, sementara yang lain berkembang dengan suara dan interaksi yang konstan. Sangat penting bagimu untuk menemukan lingkungan belajar yang membantumu tetap pada tugas.

Load More