Poptren.suara.com - Momentum Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berjalan kaki dengan istrinya di trotoar jalan kota Purbalingga mencuri perhatian. Dalam video yang beredar, Ganjar tampak bersama istrinya berjalan tanpa pengawalan di trotoar jalan.
Ia menyapa setiap warga yang ditemuinya di sepanjang jalan. Ada yang langsung mengetahui sosoknya hingga sontak memanggil namanya. Mereka tampak kaget karena yang dilihatnya ternyata orang nomor satu di Jawa Tengah.
Sebagian mereka meminta foto selfie bersama sang gubernur. Namun ada pula sebagian warga yang ditemuinya tak menyadari siapa sesungguhnya sosok pria yang menyapanya. Ganjar juga terlihat memberikan uang ke penyapu jalan yang ditemuinya di jalan.
Ganjar tak melewatkan kesempatan untuk naik angkot menuju tempat tujuan. Ia bersama istri dan rombongannya menyegat mobil angkot yang sepi tak ada penumpang.
Ini sekaligus nostalgia Siti Atiqoh di masa lampau. Wanita asli Purbalingga itu mengaku orang tuanya dulu juga memiliki mobil angkot. Ganjar pun membenarkan pernyataan istrinya dan menimpali dengan nada sindiran ke sang istri.
“Iya mertuane Gubernure dua angkot gemiyen. Mulane anake cerewet,” (iya mertuanya Gubernur punya angkot dulu. Makanya anaknya cerewet), katanya disambut gelak tawa istrinya
Ganjar kemudian melanjutkan obrolannya dengan sopir angot di depannya. Ia menanyakan berapa ongkos naik dia dan rombongannya ke lokasi tujuan.
“Sarter piro pak, biasane piro wong siji,” (ongkos sarter berapa pak, biasanya berapa ongkos setiap penumpangnya), tanya Ganjar
“Biasane sekawan ewu” (biasanya empat ribu), jawab sopir
Baca Juga: Sedang Dalam Proses Cerai Sule dan Nathalie Holscher Ketahuan Jalan Bareng, Rujuk?
Ganjar lantas menanyai lebih dalam soal penghasilan sopir angkot itu dalam sehari.
“Sedino ngompreng olih pira” (sehari ngompreng dapat berapa), tanya Ganjar
“200 ribu kotor” jawab sang sopir
“ya dikumbah men bersih” (ya dicuci biar bersih), timpal Ganjar dengan nada gurauan
Sopir asal Kecamatan Mrebet itu mengeluhkan usaha angkot saat ini yang sepi. Ia menengarai sudah banyak masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi. Sehingga jarang yang memakai jasa angkot untuk transportasi.
Ia saat ini hanya mengandalkan buruh PT yang biasa pulang pergi naik angkot. Termasuk anak sekolah yang sebagian masih menggunakan jasa angkot untuk transportasi ke sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
KRL vs KRD Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Terjepit Masih Berlangsung
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Salah Masuk Jalur? Kereta Jarak Jauh Hantam Commuter Line yang Sedang Berhenti di Bekasi
-
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Warga Pagaralam, Akses Layanan Kesehatan Kian Mudah
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Dua Kereta Tabrakan Adu Kepala, Basarnas Kirim Tim Elit
-
Modus Buang Jin, Oknum Guru Ngaji di Sukadiri Tega Cabuli 4 Santriwati Remaja
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri