Poptren.suara.com - Usia diatas 25 tahun retan dilema dengan jodoh. Apalagi dengan stikma yang ada di lingkungan bahwa wanita diatas 25 tahun akan sulit mendapatkan jodoh. Banyak dilema ketika membahas pernikahan dan jodoh.
Karena untuk sebagian orang mencari pasangan yang tepat tidak lah mudah. Ketidak mudahan tersebt harus dilihat apakah orang tersebut memiliki masa lalu yang menyakitkan terkait dengan pasangan. Karena ketidak mudahan tersebut tak sedikit dalam mencari pasangan yang dijodohkan oleh teman.
Menariknya banyak orang yang lebih percaya dan nyaman ketika dicarikan oleh temannya, dibandingkan calon pasangan yag dijodohkan oleh orang tua, kenapa bisa gitu ya?
Diungkapkan oleh Psikolog Klinis dan Peneliti Relasi Interpersonal, Pingkan Rumondor, M.Psi, bahwa beberapa riset menunjukan bahwa hubungan pertemanan khususnya dalam kategori persahabatan, cenderung lebih bisa menilai dan memprediksi masa depan seseorang.
"Ada riset-riset yang bilang bahwa, apa kata temen tentang keberlangsungan hubungan, ternyata lumayan prediktif. Artinya kalau ada temen yang bilang 'kayanya lo cocok deh sama dia'. Itu ada efeknya juga, dan membuat orang sedikit terkontrol dan lebih berkomitmen dan terkadang bener, cocok," ungkap Pingkan dalam peluncuran Kampanye #SpeakUpforLove Closeup di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).
Pingkan menambahkan, fenomena ini bisa terjadi karena umumnya seorang teman dekat sudah mengenal orang tersebut. Sehingga apa yang umumnya tidak dilihat oleh orang tersebut bisa dilihat oleh teman dekat atau sahabatnya.
"Jadi mungkin kita nggak sreg nih, tapi menurut temen kita 'kayanya kamu cocok karena ini dan itu' lebih ke situ sih. Jadi bisa membantu," terang Pingkan.
Meski ada riset yang menjelaskan fenomena ini, tapi ia tidak tahu seberapa besar jumlahnya, sehingga tidak bisa dikonfirmasi tingkat akurasi ya.
Selain itu, fenomena ini tidak lantas dijodohkan teman akan selalu lebih baik dari calon pasangan yang dijodohkan orang tua.
Baca Juga: Legislator NasDem, Desak Polri Ungkap Motif Penembakan Brigadir J
"Cuma ketika temen kita, kenal kita dan dia bisa melihat apa yang tidak bisa kita lihat, jadi hubungannya terasa seolah-olah lebih sukses. Padahal mungkin kita nggak lihat aja tapi temen kita lebih lihat," tutup Pingkan.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Apes! Udah Dandan Maksimal, Emak-emak Ini Nyemplung Bareng ke Sungai saat Lagi Makan di Acara Hajatan
-
Kenapa Orang Lebih Suka Dijodohkan Teman Dibanding Orang Tua? Ini Kata Psikolog
-
Viral Video Pernikahan Diiringi Lagu Doraemon Pakai Saksofon, Warganet: Berasa Nikahan Shizuka sama Nobita
-
Mikaila Patritz Sempat Buat Kontrak Sebelum Menikah Dengan Muhammad Fardhan, Apa Sih Pentingnya?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?
-
Kisah Keke dalam Surat Kecil untuk Tuhan Masih Membekas hingga Hari Ini
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Perayaan Iduladha 2026
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Sentil Regulasi Baru Pemerintah, Guru Besar IPB: Ketidakpastian Lebih Bahaya dari Aturan Ketat