Poptren.suara.com - Makanan yang bernama ayam peri-peri merupakan masakan olahan khas Portugis. Ayam yang dimarinasi oleh berbagai bumbu rempah yang mungkin masih agak asing didengar oleh ibu-ibu.
Ayam peri-peri sudah cukup terkenal hingga menjadi salah satu makanan internasional. Rasanya yang lezat dan gurih membuat siapapun yang baru mencoba bisa ketagihan. Sedikit informasi untuk yang belum tahu bahwa ada alasan mengapa makanan satu ini punya peluang besar dalam bisnis kuliner, yaitu :
1. Jumlah penjual yang sangat sedikit
Sejauh ini, penjual ayam peri-peri hanya ada beberapa di Indonesia, hitungan jari. Masih banyak orang pribumi yang belum mengetahui tentang makanan ini. Untuk di Jakarta, hanya Hola Peri dan Ayam Bang Hoody yang menjual ayam peri-peri. Oleh karena itu, untuk yang tinggal selain di Jakarta punya peluang besar untuk buka bisnis ayam peri-peri.
2. Cara masaknya yang mudah
Untuk yang ingin mencoba masak tapi takut caranya repot, tidak perlu khawatir karena ayam peri-peri bisa dimasak dengan mudah jika anda sudah terbiasa. Proses pembuatannya hanya ada 3 tahap yaitu membuat bumbu marinasi, lalu melumuri ayam mentah dengan bumbu marinasi tersebut serta diamkan dalam kulkas kurang lebih 5-7 jam. Tahap yang terakhir adalah memanggang, bisa di tungku arang, teplon, atau di dalam oven.
3. Memiliki bahan yang banyak khasiat dan lezat
Selain cara masaknya yang mudah, bahan baku untuk membuat bumbu marinasinya penuh dengan khasiat dan lezat. Berbagai macam bahan seperti lemon, minyak zaitun, cabai dan paprika memiliki khasiat tersendiri bagi tubuh kita.
Dilansir dari katadata.co.id, terdapat data hasil riset dari Food Data Central Departement Pertanian Amerika Serikat yang menjelaskan bahwa buah lemon mengandung vitamin C yang salah satunya bisa menjaga daya tahan tubuh.
Baca Juga: Berkiprah Selama Empat Tahun, Akhirnya Girlkind Dinyatakan Bubar
Dilansir dari alodokter.com, minyak zaitun yang memiliki kadar lemak dan gula rendah bisa menjaga tekanan darah sehingga cocok untuk mencegah penyakit jantung. Selain itu, paprika mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin serta vitamin A yang berfungsi menjaga kesehatan retina mata.
Ayam peri-peri tidak hanya sekedar lezat, tetapi kandungan bahan marinasi yang banyak khasiat itu sangat cocok dikonsumsi oleh semua usia. Oleh karena itu, dengan keunggulannya ini bisa menjadi penarik minat konsumen yang ingin menjaga kesehatannya.
Sumber : Yoursay.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
3 Pemain dengan Caps Terbanyak di Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
7 Drama Park Jin Young yang Wajib Ditonton, Still Shining Jadi yang Terbaru
-
Kisah Pengusaha Genteng Majalengka, Omzet Naik Didukung Modal dari BRI
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
7 HP Murah Terbaik Buat Lebaran 2026 Rekomendasi David GadgetIn: Spek Ciamik, Harga Miring
-
KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal di Tengah Program Gentengisasi Pemerintah