Poptren.suara.com - Lomba 17an jadi tradisi umum menyambut hari kemerdekaan Indonesia. Dari anak-anak sampai dewasa merayakannya. Nah, pada umumnya, berbagai perlombaan ini jadi tontonan warga. Nah, bagaimana jika ada seorang anak kecil yang malah mandi saat ikutan lomba 17an?
Kisah viral ini terungkap di TikTok. Terlihat ada perlombaan khas 17an yaitu transfer air. Peserta harus saling bahu membahu menyalurkan air dari depan ke belakang. Yang bikin asyik, wadah yang digunakan sudah dilubangi jadi air akan berkurang ketika sudah sampai ke belakang.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok dindarezikaa, pemilik akun merekam seorang bocah perempuan dengan teman-teman sebayanya tengah mengikuti lomba oper air.
Lomba ini terbilang cukup mudah. Para peserta harus membentuk barisan kelompok dan peserta yang berada di paling depan, harus mengoper air ke peserta di belakangnya menggunakan gelas plastik.
Kelompok peserta yang paling banyak mengumpulkan air hingga ke peserta paling belakang akan memenangkan perlombaan.
Namun alih-alih mengoper air ke teman di belakangnya, bocah ini justru mengguyur tubuhnya sendiri hingga basah kuyup menggunakan air yang disediakan di dalam baskom.
Bocah perempuan berkuncir dua ini melakukannya berulang kali dan teman di belakangnya hanya pasrah menunggu air, masuk ke dalam gelas plastik lainnya.
Hingga akhirnya, ia berhasil mengoper air tersebut melalui atas kepalanya.
"Adek, kenapa buat mandi sendiri," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Baca Juga: 5 Cara Alami Menebalkan dan Memanjangkan Bulu Mata Lentik
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 6,8 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 153.800 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Tak sedikit warganet yang tertawa dan terhibur dengan tingkah anti mainstream bocah tersebut.
"Disuruh lomba malah mandi wkwk," tulis akun picx_id
"Mana pede banget lagi," komentar ajenggy14
"Adeknya realistis, kalau nggak menang yang penting sudah mandi wkwk," tambah xfdaaa
"Bukan gitu konsepnya dek," ungkap nanie_ajahudah
"Adeknya be like: berhubung gue gerah, airnya dipake buat mandi gue aja deh," sahut xyzmylw
Sumber : suara.com
Berita Terkait
-
Viral Pesulap Merah Pimpin Gus Samsudin dkk di Karnaval 17 Agustusan, Warganet: Menuju Jalan Yang Benar
-
Rayakan 17 Agustusan, Prilly Latuconsina Antusias Lomba Bareng Anak Sekolah
-
Gibran Beri Lampu Hijau Warga Adakan Kegiatan 17 Agustus di tengah Covid-19, Ini Alasannya
-
Ikut Meriahkan HUT RI, Tunanetra di Temanggung Lomba Jalan Cepat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela