Dirinya mengaku, tidak merasa takut saat menjadi pejuang. Karena dirinya merasa tidak ada lagi tempat untuk pulang.
Diusianya yang cukup beliau untuk maju menjadi pejuang, tidak ada rasa takut dalam hati sanjoto untuk merebut bumi pertiwi.
Dalam hati sanjoto tetap semangat demi kemerdekaan.
"Saat itu kami ikhlas, menjadi seorang bejuang tidak di bayar, hanya di beri makan, asrama dan uang saku (kadang-kadang) dengan jumlah kecil," katanya.
Christ Humas Gets Hotel menuturkan dalam rangka dalam memeringati hari kemerdekaan Republik Indonesia mengadakan acara dengan veteran Republik Indonesia dengan tema Napak Tilas Kemerdekaan.
"Untuk menumbuhkan rasa perjuangan tanpa Pamrih dan ikhlas, membangun dan meningkatkan kerjasama didalam team untuk meraih satu tujuan bersama," katanya.
Gets Hotel Semarang mengajak semuanya untuk mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Negara Republik Indonesia.
"Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat jasa para pahlawannya jasa-jasa para pahlawan," Katanya.
Kegiatan dihadiri 23 veteran ini dimulai pada pukul 1 siang pada Selasa (16/8/2202).
Baca Juga: Mirip Gadis Jepang, Ini Biodata Ayumi Sasaki Pembawa Baki Penurunan Bendera
Acara dimulai dengan di tanyangkannya film documenter sejarah perumusan proklamasi Indonesia.
Dilanjut dengan acara sharing veteran dan gelaran makan siang bersama para veteran kemerdekaan.
Sumber : semarang.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga