Poptren.suara.com - Penyebab jerawat punggung penting untuk diketahui guna mencegah penyebarannya. Jerawat terdiri dari berbagai macam jenis, dan salah satunya adalah jerawat punggung. Anda pasti pernah mendengar istilah jerawat punggung, atau bahkan melihat langsung seperti apa jerawat punggung tersebut.
Sesuai namanya, jerawat punggung adalah jerawat yang berkembang di bagian punggung. Jerawat ini terjadi ketika keringat, minyak, sel kulit mati dan bakteri terperangkap di pori-pori kulit. Ransel, baju yang berkeringat, atau peralatan olahraga dapat menimbulkan gesekan pada punggung dan memperburuk kondisi jerawat punggung.
Lantas, bagaimana cara mengatasi jerawat punggung? Simak informasi selengkapnya melalui poin-poin di bawah ini dan lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal.
1. Oleskan Obat Jerawat
Jerawat di punggung juga bisa diatasi dengan obat jerawat umum (untuk wajah) yang biasa dibeli bebas di apotek. Misalnya, obat jerawat dengan kandungan benzoil peroksida, asam glikolat, atau asam salisilat.
Obat itu tersedia dalam bentuk krim, salep, atau gel. Oleskan obat jerawat pada punggung yang berjerawat sebanyak 2 kali sehari atau sesuai petunjuk penggunaan produk.
Usai mengoleskan obat jerawat di punggung, tunggu sampai beberapa menit hingga obat tersebut meresap sebelum kamu menggunakan pakaian. Jika tidak, olesannya akan menempel ke baju. Sia-sia, bukan?
2. Mandi Setelah Beraktivitas
Keringat yang banyak bermunculan, misalnya setelah beraktivitas berat seperti olahraga atau kepanasan, rupanya dapat menumpuk dan menyumbat folikel rambut.
Baca Juga: 7 Manfaat Telur Ayam Kampung untuk Kesehatan
Hal semacam ini dapat memicu jerawat di punggung menjadi mudah tumbuh. Maka dari itu, jangan lupa untuk mandi atau bersihkan diri, khususnya di bagian punggung.
3. Kenakan Pakaian yang Menyerap Keringat
Jika ingin tubuh tidak banyak berkeringat dan tetap sejuk, kenakan pakaian dengan bahan yang mampu menyerap keringat. Misal, katun.
Hindari pakaian yang terbuat dari bahan sintetis, seperti poliester. Pasalnya, bahan ini tidak mampu menyerap keringat dengan baik.
Selain itu, pastikan selalu mengganti pakaian ketika basah karena keringat. Jika dipakai terlalu lama, baju yang basah terkena keringat dapat memicu timbulnya jerawat di punggung.
Pakaian olahraga yang ketat juga berisiko menjebak keringat dan kotoran bertahan di pori-pori kulit. Ini dapat memicu timbulnya jerawat punggung. Maka, pilih pakaian yang longgar agar kulit dapat bernapas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Jakarta! T.O.P Rilis Jadwal Tur Fan Meeting Asia, T.O.P PRE-STUDIO 2026
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Taufik Hidayat Kencan di Hotel Saat Korban YTR Masih Disekap di Kosan Bandung
-
Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Mafia Tanah Kas Desa di DIY Menggila, Sultan HB X: Saya Sendiri yang Meminta Mereka Diproses Hukum!
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!
-
Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?
-
Kabupaten Bekasi Diserbu Sampah Liar
-
Komisi Informasi Jateng Cek Fisik Salinan Ijazah Jokowi di Dispersip Solo