- Anggota DPR Selly Andriany Gantina mengecam lagu karya Bupati Purwakarta karena dianggap merendahkan martabat kaum perempuan.
- Lirik lagu tersebut memicu kontroversi dan somasi karena menggunakan bahasa yang dinilai seksis serta melukai perasaan masyarakat.
- Bupati Purwakarta telah meminta maaf dan mengklarifikasi bahwa karya tersebut tidak bertujuan melakukan pelecehan seksual secara verbal.
Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, melayangkan kecaman keras terhadap lagu berjudul 'Lalaki Langit Lalanang Bejat'.
Lagu tersebut tengah menjadi polemik di tengah masyarakat karena dinilai merendahkan kaum perempuan dan dianggap sebagai bentuk pelecehan.
“Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' dilihat dari lirik-liriknya sangat melecehkan perempuan,” kata Selly kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
Lagu ciptaan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, ini menuai kritik tajam lantaran liriknya dianggap mengandung makna seksis. Dampak dari polemik tersebut, Saepul Bahri bahkan sempat disomasi oleh pihak-pihak yang merasa keberatan.
Meskipun Bupati Purwakarta telah menyampaikan permohonan maaf, ia memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki maksud untuk merendahkan atau melakukan pelecehan seksual secara verbal melalui karya yang dirilisnya tersebut.
Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' sendiri disusun dengan lirik berbahasa Sunda. Meski diklaim bertujuan untuk mengangkat budaya lokal, penggunaan diksi di dalamnya justru dianggap melukai martabat perempuan.
Sederet penggalan lirik dalam lagu tersebut juga dinilai kental dengan nuansa patriarki, di mana liriknya membandingkan beban laki-laki dengan proses biologis perempuan, seperti kehamilan, keguguran, hingga siklus menstruasi.
Terkait hal tersebut, Selly mempertanyakan empati pencipta lagu terhadap kondisi biologis perempuan. Ia menegaskan bahwa bias gender yang merendahkan tidak bisa dibenarkan, sekalipun dibalut dengan alasan hiburan atau humor.
“Kalau mau dianggap humor sekalipun, isi lagunya juga tidak lucu. Maka wajar kalau masyarakat dan netizen mempertanyakan kepemimpinan dari seseorang yang tidak bisa membedakan antara candaan dengan bias gender yang merendahkan,” tuturnya.
Baca Juga: Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
Selly menilai lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' tidak memiliki unsur edukasi sama sekali, meskipun ada klaim bahwa lagu tersebut merupakan upaya mempromosikan bahasa Sunda.
Mantan Plt Bupati Cirebon itu menekankan pentingnya kesadaran bagi para tokoh publik dalam menciptakan karya seni agar tetap menjaga nilai-nilai sosial.
“Seharusnya sudah dapat dipahami bahwa bahasa, humor, karya seni, maupun konten digital bukan sekadar media ekspresi, tetapi juga instrumen pembentuk nilai sosial,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika
-
'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!
-
Arti Lagu Lalaki Langit Bupati Purwakarta Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat